Emas Bertahan Saat Dolar Tertekan
Emas bergerak stabil setelah tujuh hari beruntun menguat. Tenaganya datang dari kombinasi klasik: dolar AS melemah, sementara investor makin defensif melihat aksi jual di obligasi pemerintah dan mata uang lain.
Harga emas batangan bertahan di area $5.180/oz, usai melonjak 3,4% pada Selasa—lonjakan harian paling besar sejak April. Di saat yang sama, Presiden AS Donald Trump bilang ia “tidak khawatir” dengan pelemahan dolar yang menyeret greenback ke posisi terlemahnya dalam hampir empat tahun.
Tekanan pada dolar makin terasa setelah Bloomberg Dollar Spot Index anjlok 1,1% pada sesi sebelumnya (penurunan harian terbesar sejak April). Efeknya simpel: saat dolar turun, emas jadi terasa lebih “murah” buat pembeli global—dan itu biasanya menjaga permintaan tetap tebal.
Pada pukul 7:10 pagi di Singapura, emas nyaris tidak berubah di $5.177,64/oz. Perak turun 1,2% ke $110,76/oz, sementara platinum dan paladium juga melemah.(alg)
Sumber: Newsmaker.id