• Wed, Jan 28, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

27 January 2026 15:59  |

Emas Naik, Perak Melonjak 8%, Safe Haven Jadi Buruan

Emas menguat pada Selasa (27/1) saat ketidakpastian geopolitik kembali mendorong arus safe haven, sementara perak melesat hingga 8% dan bergerak dekat level tertinggi sepanjang masa.

Emas spot naik 1,6% ke $5.092,70/oz (pukul 07:10 GMT), setelah sehari sebelumnya menyentuh rekor $5.110,50 dan untuk pertama kalinya menembus $5.100. Sementara itu, futures emas AS untuk pengiriman Februari naik tipis 0,1% ke $5.088,40/oz.

Analis KCM Trade, Tim Waterer, menilai gaya kebijakan Trump yang “mengganggu ritme pasar” justru menguntungkan logam mulia sebagai aset defensif. Ancaman tarif yang lebih tinggi ke Kanada dan Korea Selatan dinilai cukup untuk menjaga emas tetap jadi pilihan aman.

Ketegangan dagang memanas setelah Trump menyatakan akan menaikkan tarif impor mobil, kayu, dan farmasi dari Korea Selatan menjadi 25%, sambil mengkritik Seoul karena belum mengesahkan kesepakatan dagang dengan AS. Ini menyusul ancaman tarif ke Kanada, di tengah menghangatnya hubungan Ottawa dengan China setelah kunjungan PM Kanada Mark Carney awal bulan ini.

OCBC menilai reli emas menunjukkan “premi ketidakpastian” yang makin nyata tertanam di harga. Penggeraknya bukan sekadar siklus ekonomi, tetapi campuran geopolitik, kebijakan yang sulit diprediksi, dan mulai turunnya kepercayaan terhadap dolar. Risiko shutdown pemerintah AS dan kebijakan Trump yang berubah-ubah ikut menekan greenback, sehingga emas berbasis dolar jadi lebih murah untuk pembeli luar negeri.

Di saat yang sama, pasar menunggu rapat The Fed yang diperkirakan menahan suku bunga. Namun, sorotan tetap tertuju pada isu independensi bank sentral, yang kembali jadi sensitif karena tekanan politik dari pemerintahan Trump.

Untuk logam lain, perak spot melonjak 6,1% ke $110,19/oz setelah mencetak rekor $117,69 pada Senin, dan sudah naik lebih dari 50% sepanjang tahun ini. BMI (Fitch Solutions) menilai perak kini terlihat “mahal” dibanding emas, dengan rasio emas-perak berada di level terendah 14 tahun.

Karena reli terakhir banyak dipimpin spekulan, BMI memperkirakan harga bisa mendingin dalam beberapa bulan saat ketatnya pasokan mereda dan permintaan industri mulai mencapai puncak seiring perlambatan ekonomi China daratan.

Sementara itu, platinum turun 2,2% ke $2.697,45/oz usai mencetak rekor $2.918,80, sedangkan palladium naik 1,1% ke $2.004,37.

Sumber: Newsmaker.id

Inti poin (5):

Emas bertahan di atas $5.000 karena arus safe haven.

Dolar melemah, bikin logam mulia makin menarik.

Ancaman tarif Trump ke Korea Selatan tambah risk premium.

“Debasement trade” hidup lagi: investor pindah dari obligasi/mata uang ke aset keras.

Perak ikut ngegas, sinyal pasar defensif tapi volatil.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
GOLD

Fed Turunkan Harga Emas, Namun Kini Mulai Berbalik Arah!

Harga emas naik tipis menyusul penurunan pada sesi sebelumnya yang dipicu oleh peringatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell...

19 June 2025 07:41
BIAS23.com NM23 Ai