Emas Terbang Tinggi! Sinyal Penurunan Suku Bunga AS dan Gejolak Iran Bikin Pasar Panas
Harga emas kembali melonjak setelah data pekerjaan Amerika Serikat memberi sinyal bahwa suku bunga kemungkinan akan kembali dipangkas. Emas batangan naik ke atas level US$4.530 per ons, mendekati rekor tertinggi yang tercatat pada akhir Desember lalu. Kenaikan ini langsung menarik perhatian pelaku pasar global.
Laporan pekerjaan AS terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lemah dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve akan terus menurunkan suku bunga untuk menjaga perekonomian tetap stabil. Saat suku bunga turun, emas menjadi lebih menarik karena tidak memberikan bunga, tetapi nilainya cenderung naik.
Pasar uang kini memperkirakan setidaknya dua kali lagi pemangkasan suku bunga tahun ini, setelah sebelumnya The Fed memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut di paruh kedua tahun lalu. Harapan ini membuat investor semakin agresif masuk ke emas sebagai aset lindung nilai.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik juga ikut mendorong harga emas. Protes yang semakin mematikan di Iran meningkatkan rasa khawatir pasar global. Situasi ini membuat emas kembali diburu sebagai aset aman, karena dianggap mampu melindungi nilai kekayaan di tengah ketidakpastian dunia. (az)
Sumber: Newsmaker.id