Emas Menahan Napas Jelang NFP
Harga emas (XAU/USD) bergerak melemah tipis pada Jumat (9/1), dengan tekanan datang dari dolar AS yang masih kuat menjelang rilis data tenaga kerja AS (Nonfarm Payrolls/NFP) malam ini.
Di sesi terbaru, emas spot berada di kisaran US$4.473/oz (bid), setelah sebelumnya sempat memantul dari area US$4.400. Pergerakan cenderung terbatas karena pasar menunggu pemicu besar dari data AS.
Dari sisi mata uang, indeks dolar (DXY) naik dan bertahan kuat di sekitar 98,933, mendekati level tertinggi satu bulan. Dolar yang lebih perkasa biasanya menekan emas karena membuat harga emas lebih mahal bagi pembeli di luar AS.
Meski begitu, ruang pelemahan emas masih tertahan oleh ekspektasi bahwa The Fed tetap membuka peluang pelonggaran kebijakan di 2026. Jika pasar kembali “membeli” skenario pemangkasan suku bunga, emas sebagai aset tanpa imbal hasil bisa kembali mendapat dukungan.
Sorotan utama tetap pada laporan NFP Desember, yang diperkirakan menambah sekitar 55–60 ribu pekerjaan, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan turun ke 4,5%. Hasil data ini berpotensi langsung menggerakkan dolar, yield, dan arah emas dalam waktu singkat.
Selain data, faktor geopolitik juga menjadi “rem” agar emas tidak jatuh terlalu dalam, karena permintaan aset aman bisa muncul kapan saja saat tensi global meningkat. Karena itu, pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi setelah NFP sebelum mengambil posisi besar berikutnya. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id