Ada Apa di Pasar Logam Mulia?
Harga emas kembali naik pada hari Rabu(3/12) karena investor semakin yakin bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Emas spot menguat 0,4% menjadi $4.222,19 per ons, sementara emas berjangka AS naik 0,8% ke $4.253,90 per ons. Ekspektasi penurunan suku bunga yang semakin tinggi-hingga 89% untuk minggu depan-mendorong minat beli emas, terutama setelah data ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
Investor kini fokus pada serangkaian data penting, seperti laporan ketenagakerjaan ADP dan data inflasi PCE yang akan dirilis minggu ini. Kedua data tersebut dapat menentukan arah kebijakan moneter The Fed ke depan. Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada rencana Presiden AS Donald Trump yang akan mengumumkan calon pengganti Jerome Powell sebagai ketua The Fed. Pembelian emas oleh bank sentral juga meningkat signifikan pada Oktober, menambah dorongan positif bagi logam mulia ini.
Sementara itu, perak mencuri perhatian dengan melonjak 0,8% ke rekor tertinggi baru di $58,94 per ons. Lonjakan ini dipicu oleh semakin menipisnya pasokan fisik di pasar global, termasuk stok di COMEX dan gudang Tiongkok. Di sisi lain, platinum sedikit turun 0,1%, sedangkan paladium naik tipis 0,1%, memperlihatkan dinamika beragam di pasar logam berharga. (az)
Sumber: Newsmaker.id