• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

19 January 2026 09:47  |

Pasar “Risk-Off” Menggila: Emas-Perak Rekor, Minyak Hijau Tipis

Harga minyak masih bergerak di zona hijau tipis, dengan Brent bertahan di sekitar US$63,00/barel dan WTI di kisaran US$58,75/barel. Kenaikan kecil ini terutama ditopang premi risiko geopolitik dari Iran. Namun di balik volatilitas headline, analis Goldman Sachs menilai arah besar tahun ini masih berat: pasokan berlebih diperkirakan menahan reli agar tidak berkelanjutan dan menjaga harga berjangka cenderung rendah.

Setelah itu, minyak sempat menguat lagi ketika tekanan AS terhadap Iran meningkat. Presiden Donald Trump mengumumkan rencana tarif 25% untuk negara mana pun yang masih “berbisnis” dengan Iran dan tidak menutup kemungkinan langkah militer membuat pasar kembali memasang premi geopolitik karena khawatir ekspor Iran terganggu. Usai reli beberapa hari beruntun yang menjadi kenaikan terbesar dalam lebih dari enam bulan, pergerakan harga kemudian mulai stabil, seolah pasar “mengatur napas” sambil menunggu kabar baru. Tetapi momentum itu sempat patah ketika Trump memberi sinyal opsi serangan cepat kemungkinan ditahan dulu, sehingga premi risiko yang sebelumnya mengangkat harga ikut “kempis” dan minyak turun tajam (penurunan terdalam sejak Oktober). Menjelang akhir periode, harga kembali naik tipis saat pasar menimbang ulang risiko pasokan—meski ancaman serangan terlihat mereda. Brent sempat menguat ke sekitar US$64,00/barel, sementara WTI bergerak ke kisaran US$59,36/barel, setelah sebelumnya keduanya sempat menyentuh level tertinggi beberapa bulan akibat protes di Iran yang memanaskan premi geopolitik.

Di sisi lain, emas dan perak sempat melesat ke rekor baru saat pasar makin risk-off, dipicu kekhawatiran atas independensi Federal Reserve menyusul eskalasi penyelidikan kriminal yang menyeret Ketua The Fed Jerome Powell. Investor memburu aset safe-haven, dolar melemah, dan volatilitas politik AS ikut naik. Emas sempat mencetak puncak intraday di area US$4.629/oz, sementara perak sempat menyentuh US$86,22/oz sebelum turun sedikit dari puncaknya.

Setelah reli tajam itu, emas sempat melemah tipis ketika data inflasi AS menunjukkan tekanan harga lebih terkendali—membuka ruang pandangan bahwa pemangkasan suku bunga The Fed masih mungkin terjadi. Namun penguatan logam mulia sempat tertahan karena dolar bertahan stabil. Tak lama, emas kembali mencetak rekor baru dan perak ikut “ngejar”, didorong kombinasi ketidakpastian geopolitik-ekonomi serta ekspektasi pelonggaran suku bunga. Di pasar spot, emas sempat naik hingga sekitar US$4.628,68/oz dan menyentuh intraday US$4.641,40, sementara rekor puncak berikutnya tercatat di US$4.642,72/oz.

Memasuki fase berikutnya, emas kembali melemah tipis saat dolar menguat setelah data klaim pengangguran mingguan mengisyaratkan pasar tenaga kerja masih cukup tangguh, ditambah nada AS yang lebih moderat terkait Iran yang mengurangi dorongan safe-haven. Koreksi kemudian makin dalam karena aksi ambil untung pasca reli panjang dan meredanya tensi geopolitik, dengan emas spot sempat turun ke US$4.536,49/oz. Meski terkoreksi, emas masih sempat berada di jalur kenaikan mingguan kedua beruntun, menunjukkan minat safe-haven belum sepenuhnya hilang hanya intensitasnya yang menyesuaikan ritme berita, dolar, dan ekspektasi suku bunga.

 

Tinjauan Teknikal.

GOLD

Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $4.640, Take profit $4.919. Stop loss di $4.623. Atau Sell $ 4.593 Take profit di $ 4.405. Stop loss di $ 4.620

BCO

Rekomendasi untuk minggu ini,Buy $64.09 Take profit $65.36. Stop loss di $63.73. Atau Sell $63.29 Take profit di $62.46. Stop Loss di $64.00.

 

DISCLAIMER

Catatan: Artikel ini hanya analisis dan bukan referensi definitif. Perhatikan perkembangan aspek fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.

Related News

Gold Corner

Analisis Mingguan Pergerakan Emas,Perak dan Minyak (21–25 ...

Selama periode 21 hingga 25 Juli, pasar komoditas global menunjukkan pergerakan yang sangat dinamis, dipengaruhi oleh gejolak...

28 July 2025 11:22
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Harga minyak turun pada hari Senin (16/6), memangkas lonjakan 7% pada hari Jumat, karena serangan militer baru oleh Israel da...

23 June 2025 10:35
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Minyak anjlok lebih dari 7% pada hari Senin (23/6) karena respons Iran terhadap serangan militer AS menyelamatkan infrastrukt...

30 June 2025 09:40
Gold Corner

BCO Weekly Review And Forecast.

Harga minyak turun tipis pada hari Senin (30/6) karena investor mempertimbangkan meredanya risiko Timur Tengah dan kemungkina...

7 July 2025 09:40
BIAS23.com NM23 Ai