• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 February 2026 16:47  |

Miran Resign, Ketegangan Politik–The Fed Kian Tajam

Gubernur Federal Reserve Stephen Miran resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Council of Economic Advisers (CEA) Gedung Putih pada Selasa. Langkah ini diambil untuk menepati janji yang ia sampaikan ke Senat: kalau masa tugasnya di The Fed ternyata lebih lama dari rencana awal, ia akan benar-benar melepas jabatan di CEA.

Sebelumnya, Miran sempat berada dalam posisi “dua kaki”: ia cuti tanpa gaji dari CEA sejak ditunjuk Trump untuk mengisi kursi kosong di Dewan Gubernur Fed. Pengaturan ini memicu kritik keras dari Senator Demokrat yang menilai kondisi tersebut berpotensi mengganggu independensi bank sentral—bahkan ada yang menudingnya bisa membuat Miran terlihat seperti “kepanjangan tangan” presiden.

Dalam surat pengunduran diri yang dikutip Reuters, Miran menyebut awalnya ia mendapat nasihat hukum bahwa ia tidak wajib mundur karena penugasan di Fed hanya beberapa bulan. Tapi karena ia tetap berada di Dewan setelah Januari, ia memilih menepati komitmennya ke Senat dan mundur resmi dari CEA.

Momentum ini datang di tengah pergantian besar di pucuk The Fed. Trump sudah mengumumkan rencana menominasikan Kevin Warsh sebagai ketua The Fed berikutnya untuk menggantikan Jerome Powell (masa jabatan chair Powell berakhir pertengahan Mei). Warsh juga diproyeksikan mengisi kursi dewan yang saat ini ditempati Miran—namun undang-undang mengizinkan Miran tetap menjabat sampai pengganti dikonfirmasi Senat.

Di dalam Fed, Miran dikenal konsisten mendorong pemangkasan suku bunga yang agresif sejak bergabung pada September, selaras dengan keinginan Trump agar suku bunga cepat turun. Ini bikin pasar makin sensitif karena isu “arah kebijakan The Fed” sekarang bukan cuma soal data ekonomi—tapi juga soal dinamika politik di Washington.

Di sisi lain, proses konfirmasi Warsh juga berpotensi alot karena latar belakang investigasi DOJ terhadap Powell (yang disebut Powell sebagai bagian dari upaya menekan independensi Fed) dan kasus terpisah yang menimpa Gubernur Fed Lisa Cook. Mayoritas Komite Perbankan Senat—semua Demokrat plus setidaknya satu Republik—bahkan disebut menolak melanjutkan proses Warsh selama investigasi terhadap Powell masih berjalan. (Arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Barkin: Inflasi “Menggembirakan”, Tapi Fed Belum Mau Bur...

Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menilai data inflasi AS bulan Desember sebagai “menggembirakan”. Namun ia ...

14 January 2026 09:57
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
BIAS23.com NM23 Ai