Tarif 100% Dipertaruhkan: Trump Jumpa Xi Pukul 11 Siang di Korea
Donald Trump mengatakan ia berharap dapat menurunkan tarif yang telah dikenakan AS terhadap barang-barang Tiongkok terkait krisis fentanil dan berbicara dengan Xi Jinping dari Tiongkok tentang chip kecerdasan buatan Blackwell andalan Nvidia Corp., sementara para pemimpin negara-negara dengan ekonomi terbesar di dunia berusaha meredakan ketegangan dalam pertemuan pada hari Kamis (30/10).
"Saya berharap dapat menurunkannya karena saya yakin mereka akan membantu kita mengatasi situasi fentanil," kata Trump kepada wartawan di Air Force One saat ia menuju Korea Selatan pada hari Rabu, sehari sebelum ia dijadwalkan bertemu dengan presiden Tiongkok.
Pertemuan antara kedua pemimpin akan berlangsung pukul 11.00 pagi waktu setempat di Gyeongju, Korea Selatan, Gedung Putih mengumumkan.
Trump mengatakan ia berharap Beijing akan "melakukan sesuatu" dan bekerja sama dengannya secara langsung untuk mengatasi ekspor bahan kimia prekursor yang penting untuk memproduksi fentanil. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang besaran pengurangan tarif tersebut.
The Wall Street Journal melaporkan pada hari Selasa bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk memangkas tarif 20% menjadi serendah 10% untuk barang-barang Tiongkok terkait fentanil. Pertemuan Trump-Xi direncanakan akan berlangsung pada Kamis pagi waktu setempat di Korea Selatan, meskipun waktu pastinya masih belum pasti, menurut seorang pejabat Gedung Putih.
Trump juga menyatakan bahwa ia terbuka untuk memberikan Tiongkok akses ke prosesor AI Blackwell Nvidia sebagai bagian dari kesepakatan dagang, yang akan menjadi konsesi besar dan memicu kemarahan para petinggi keamanan nasional di Washington.
“Kita akan berbicara tentang Blackwell,” kata Trump, menyebut chip tersebut sebagai “super duper” dan jauh lebih canggih daripada yang saat ini tersedia di negara lain. Ia mengatakan bahwa CEO Nvidia Jensen Huang baru-baru ini membawa versi chip tersebut ke Ruang Oval untuk dilihatnya. (Arl)
Sumber: Bloomberg.com