Trump Desak India Hentikan Minyak Rusia, Ancam Tarif Besar
Presiden AS Donald Trump kembali menekan India untuk menghentikan impor minyak dari Rusia. Ia mengklaim bahwa Perdana Menteri India, Narendra Modi, telah berjanji kepadanya untuk tidak lagi membeli minyak Rusia. Namun, India membantah adanya percakapan tersebut. Trump menegaskan bahwa jika India tetap melanjutkan pembelian, maka Negeri Bollywood itu akan terus membayar "tarif besar-besaran" dari AS.
Minyak Rusia menjadi salah satu ganjalan utama dalam negosiasi dagang AS-India yang masih berlangsung. Trump menyebut bahwa pembelian minyak tersebut ikut mendanai perang Rusia di Ukraina. Sementara itu, data dari perusahaan Kpler menunjukkan bahwa justru impor minyak Rusia oleh India diperkirakan naik 20% bulan ini, menjadi sekitar 1,9 juta barel per hari — menunjukkan belum ada pemangkasan signifikan.
Pemerintah India sendiri menyatakan bahwa fokus utama mereka adalah melindungi kepentingan konsumen domestik, terutama dalam hal energi. Meski seorang pejabat Gedung Putih menyebut India telah memangkas separuh pembelian minyak Rusia, sumber di India menyebut pengurangan itu belum terlihat secara nyata dan kemungkinan baru akan tercermin dalam data impor Desember atau Januari mendatang. Ketegangan ini diperkirakan akan mempersulit arah negosiasi dagang kedua negara dalam waktu dekat. (az)
Sumber: Newsmaker.id