• Mon, Mar 30, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 March 2026 19:17  |

Trump Ancam Hancurkan Aset Energi Iran Jika Hormuz Tak Dibuka

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menghancurkan aset energi Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka, memperbesar kekhawatiran eskalasi perang yang kini memasuki bulan kedua. Dalam unggahan media sosial pada Senin, Trump mengatakan AS “sedang dalam diskusi serius” untuk mengakhiri operasi militer, namun memperingatkan bila tidak ada kesepakatan dan Hormuz tetap tertutup, AS akan “meledakkan dan menghancurkan” pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan bahkan menyebut opsi pabrik desalinasi.

Pernyataan itu muncul saat Israel dan Iran saling melancarkan serangan rudal dan intensitas konflik meluas di kawasan Teluk. Penutupan Hormuz terus menjadi titik rawan karena menghambat pasokan energi, pupuk, dan komoditas penting lain, memicu tekanan biaya global. Pada Senin, minyak mentah Brent melonjak sekitar 2,5% ke kisaran US$115 per barel, berada di jalur kenaikan bulanan tertinggi.

Sinyal militer juga menguat. Militer AS menyatakan sekitar 3.500 pelaut dan marinir telah tiba di Timur Tengah menggunakan kapal serbu amfibi, sementara kelompok siap amfibi Tripoli juga membawa pesawat tempur. Di sisi operasi, Israel melaporkan serangan udara terhadap Iran sehari setelah serangan sebelumnya memicu pemadaman listrik di Teheran dan sekitarnya. Iran menyatakan melakukan serangan balasan ke Israel, yang melaporkan serangan terhadap kilang Bazan di Haifa namun tidak mengenai fasilitas produksi. Uni Emirat Arab mengeluarkan peringatan semalam, sementara Arab Saudi dan Kuwait melaporkan pencegatan drone dan rudal.

Di jalur diplomasi, Trump menyampaikan kepada wartawan bahwa peluang kesepakatan bisa tercapai “segera” dan mengklaim Iran telah “memberikan” sebagian besar dari 15 tuntutan AS, tanpa merinci. Iran membantah, menyebut proposal 15 poin itu “berlebihan dan tidak logis,” serta mengajukan rencana lima poin yang antara lain menuntut kompensasi perang dan penghentian perang di semua lini, termasuk operasi Israel terhadap Hizbullah di Lebanon. Kelompok Houthi yang didukung Teheran di Yaman juga dilaporkan masuk ke konflik pada akhir pekan, meluncurkan rudal dan drone ke Israel, menambah front pertempuran. Total korban tewas disebut telah melampaui 4.750 orang, dengan sekitar tiga perempatnya di Iran.

Dampak ekonomi global mulai terlihat dari pelemahan saham di Asia dan pasar negara berkembang pada Senin, seiring kekhawatiran kampanye militer berkepanjangan memicu pertumbuhan lebih lambat dan inflasi lebih cepat. Kenaikan harga minyak sejak awal tahun disebut mendekati 90%, memperkuat narasi inflasi energi. Serangan Iran terhadap pabrik aluminium di Timur Tengah pada akhir pekan juga menambah risiko ke pasar logam industri, memunculkan kekhawatiran lonjakan harga untuk komoditas yang digunakan di sektor manufaktur hingga energi terbarukan.

Di tengah eskalasi, Pakistan menyatakan siap memfasilitasi pembicaraan damai AS-Iran dalam beberapa hari mendatang setelah menjadi tuan rumah pertemuan menteri luar negeri Arab Saudi, Turki, dan Mesir. Namun, ketidakpastian tetap tinggi karena retorika Trump berayun antara klaim kesepakatan mendekat dan ancaman operasi yang lebih agresif, termasuk wacana “mengambil minyak Iran” dengan menguasai Pulau Kharg—yang juga menjadi lokasi pangkalan angkatan laut Iran.

Penyebab: Ketegangan meningkat karena Selat Hormuz tetap tersendat, serangan lintas pihak berlanjut, dan Washington mengaitkan pembukaan Hormuz dengan ancaman langsung terhadap infrastruktur energi Iran, termasuk Pulau Kharg.

Dampak: Premi risiko energi bertahan tinggi, Brent menguat dan volatilitas pasar meningkat. Risiko inflasi energi menguat bersamaan dengan tekanan pada aset berisiko, sementara potensi perluasan konflik ke jalur pelayaran dan komoditas industri menambah ketidakpastian bagi prospek pertumbuhan global.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai