Mojtaba Khamenei Ancam Lanjut Serangan, Hormuz Dijadikan Tekanan
Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pernyataan publik pertamanya melalui televisi Iran, dengan menegaskan Iran tidak akan menahan diri untuk “membalas darah para martir” dan serangan terhadap pangkalan-pangkalan di negara tetangga akan “tak terelakkan” berlanjut.
Dalam pernyataannya, Khamenei menyerukan persatuan nasional serta partisipasi pada Quds Day. Ia juga menekankan penutupan Selat Hormuz perlu dilanjutkan sebagai instrumen tekanan terhadap musuh.
Khamenei turut menyatakan semua pangkalan AS di kawasan “harus segera ditutup” dan bahwa pangkalan-pangkalan itu akan menjadi sasaran serangan. Ia menambahkan Iran “percaya pada persahabatan dengan tetangga” dan menyatakan targetnya adalah pangkalan, bukan negara-negara di sekitarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada “para pejuang front perlawanan,” yang disebutnya sebagai sahabat terbaik Iran, serta menegaskan Iran akan menuntut kompensasi dari musuh atau menghancurkan aset mereka. Khamenei juga menyebut “front perlawanan” sebagai bagian yang tak terpisahkan dari nilai-nilai Revolusi Islam. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id