• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

29 January 2026 12:33  |

Shutdown AS “Jilid Lanjut”: Masih Menggantung, Deadline Tinggal Hitungan Jam

Risiko shutdown lanjutan di AS masih menggantung per Kamis, 29 Januari 2026, karena tenggat pendanaan untuk sejumlah lembaga federal jatuh pada Jumat, 30 Januari. Jika Kongres gagal mencapai kesepakatan, shutdown parsial berpotensi dimulai Sabtu, 31 Januari (00:01 ET).

Pemicu utamanya adalah kebuntuan di Senat terkait pendanaan Department of Homeland Security (DHS). Pimpinan Demokrat di Senat, Chuck Schumer, menyatakan Demokrat menuntut pembatasan baru pada penegakan imigrasi (misalnya larangan masker, kewajiban bodycam, aturan penggunaan kekuatan, dan persyaratan surat perintah yang lebih ketat) sebagai syarat dukungan terhadap pendanaan DHS.

Di sisi lain, sebagian senator Republik disebut membuka peluang memisahkan pendanaan DHS dari paket lain untuk menghindari shutdown yang lebih luas, tetapi belum ada kepastian apakah opsi ini akan disetujui pimpinan partai dan Gedung Putih. Artinya, jalur kompromi masih ada—namun waktunya mepet dan tarik-ulur politik masih keras.

Dampak teknisnya mulai jadi perhatian lintas lembaga. Seorang pejabat peradilan memperingatkan operasional berbayar pengadilan federal bisa tidak sepenuhnya terjaga melewati 4 Februari bila pendanaan tidak disahkan, menambah tekanan agar solusi dicapai sebelum deadline.

Pengaruh ke dolar & emas: risiko shutdown biasanya membuat pasar masuk mode “risk-off” dan menambah ketidakpastian fiskal-politik AS—ini cenderung menekan dolar (terutama jika investor mengurangi eksposur aset AS) sekaligus mengangkat emas sebagai safe haven. Namun efeknya bisa tertahan jika ada “counter-story” seperti pernyataan pejabat yang mendukung kebijakan dolar kuat (yang sempat memberi napas ke USD). Jadi, selama isu shutdown belum beres, bias jangka pendeknya: USD rentan goyah, emas tetap mendapat dukungan.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai