• Wed, Jan 28, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

27 January 2026 07:55  |

Tarif Korea Selatan Naik Lagi? Trump Lempar Sinyal 25% dan Bikin Pasar Tegang

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin (26 Januari 2026) bahwa tarif impor atas barang-barang dari Korea Selatan akan dinaikkan menjadi 25% dari sebelumnya 15%. Ia menyampaikan rencana itu lewat unggahan media sosial, dengan daftar sektor yang disebut cukup luas—mulai dari mobil, kayu/lumber, hingga obat-obatan, plus “tarif timbal balik lainnya”.

Namun, status berlakunya tarif ini masih belum sepenuhnya jelas. Sejumlah laporan menyebut Korea Selatan menyatakan mereka belum menerima pemberitahuan resmi, sementara penerapan tarif biasanya butuh langkah administratif/formal (misalnya keputusan eksekutif atau dokumen resmi pemerintah). Karena itu, pasar membaca pengumuman ini sebagai ancaman serius—tapi detail tanggal efektifnya masih “menggantung.”

Latar belakangnya: pada Juli tahun lalu, Trump sempat mengumumkan kerangka kesepakatan dagang dengan Korea Selatan yang menahan tarif agar tidak naik dari 10% ke 25%. Dalam kerangka itu, tarif diturunkan ke 15% dan ada ketentuan perlakuan tarif preferensial untuk beberapa barang, termasuk impor mobil.

Trump kini menuding Korea Selatan belum “menjalankan” kesepakatan tersebut, terutama karena proses di lembaga legislatif mereka yang disebut lambat/tertunda. Di sisi AS, isu ini juga nyambung ke pola kebijakan “reciprocal tariffs” (tarif timbal balik) yang belakangan sering dipakai Trump sebagai alat tekan negosiasi, dan ada pula faktor ketidakpastian hukum terkait kewenangan tarif yang sedang jadi perhatian di AS.

Dampaknya langsung terasa di sentimen: kabar ini memicu kekhawatiran terhadap eksportir besar Korea Selatan (terutama sektor otomotif), serta berpotensi mendorong biaya impor dan rantai pasok jadi lebih mahal jika tarif benar-benar berlaku. Laporan juga menyebut pasar Korea sempat merespons negatif, dan pemerintah Korea Selatan berencana mengirim pejabat terkait untuk berdiskusi dengan pihak AS demi meredakan situasi. (az)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai