• Thu, Jan 22, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

22 January 2026 03:50  |

Trump Tarik Ancaman Tarif, Greenland Masuk Babak Baru

Presiden AS Donald Trump mengatakan ia menunda rencana tarif terhadap barang dari negara-negara Eropa yang menentang ambisinya terkait Greenland. Alasannya: Trump mengklaim sudah ada “kerangka kesepakatan masa depan” yang ia sebut mencakup Greenland dan bahkan kawasan Arktik secara lebih luas.

Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan media sosial pada Rabu (21/1), dan langsung dianggap sebagai perubahan nada yang cukup tajam. Sebelumnya, Trump berkali-kali menekan Eropa dengan ancaman tarif sebagai alat tawar. Langkah “nahan tarif” ini muncul setelah ia bertemu Sekjen NATO Mark Rutte di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss.

Namun, Trump tidak menjelaskan isi dan batasan “kerangka” yang ia maksud. Di sisi lain, situasinya juga tidak sederhana: Denmark pada hari yang sama kembali menegaskan mereka menolak pembahasan yang mengarah pada penyerahan Greenland—wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark—kepada AS.

Dalam unggahannya, Trump menulis bahwa kerangka itu disebut akan menjadi “solusi bagus” bagi AS dan negara-negara NATO. Karena “pemahaman” tersebut, ia menyatakan tarif yang semula dijadwalkan mulai 1 Februari tidak akan diberlakukan.

Reaksi pasar langsung terasa. Saham AS bergerak naik setelah kabar penundaan tarif keluar, obligasi pemerintah AS ikut menguat, dan dolar menguat intraday. Pasar menangkapnya sebagai sinyal: tensi dagang bisa mereda—setidaknya untuk sementara.

Kepada wartawan, Trump mengatakan rincian kesepakatan akan diumumkan segera, tapi ia menolak menjawab tegas apakah kerangka itu berarti AS akan memiliki Greenland. Ia hanya menyebutnya sebagai “kesepakatan jangka panjang” dan mengatakan berlaku “tanpa batas waktu.” Dalam wawancara lain, ia mengakui belum bicara langsung dengan pejabat Denmark soal konsepnya, namun berasumsi NATO sudah menyampaikan garis besarnya. Ia juga menyinggung AS akan “terlibat” dalam urusan mineral Greenland, tanpa memberi detail.

Trump menambahkan bahwa pembahasan berikutnya juga akan menyangkut sistem pertahanan rudal Golden Dome, yang menurutnya menjadi salah satu alasan penting mengapa Greenland dianggap strategis. Ia menyebut JD Vance, Marco Rubio, dan utusan khusus Steve Witkoff sebagai bagian dari tim yang mengurus negosiasi, bersama pihak lainnya.

Meski tarif ditahan, kisah Greenland belum benar-benar selesai. Sehari sebelumnya pasar sempat goyah karena tekanan Trump meningkat. Parlemen Eropa bahkan disebut membekukan proses ratifikasi perjanjian dagang UE–AS sebagai respons atas ancaman tarif yang sempat memanas. Dan dalam pidatonya di Davos, meski Trump menolak opsi militer, ia tetap melontarkan kalimat bernada tekanan: Eropa “bisa bilang ya” dan diapresiasi, atau bilang tidak dan “akan diingat.”

Intinya: Trump menurunkan tensi hari ini, tapi karena detail “kerangka” masih kabur dan posisi Denmark tetap keras, pasar tetap melihat ini sebagai gencatan senjata sementara—bukan akhir konflik. (Arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai