• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 November 2025 08:17  |

Trump Klaim Harga Turun Berkat McDonald’s – Bukan Gara-Gara Tarifnya?

Presiden Donald Trump menggunakan panggung acara pemilik waralaba McDonald’s Corp. untuk membela kebijakan ekonominya di tengah kritik soal tingginya biaya hidup. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa pemerintahannya sedang membuat kemajuan menurunkan harga, sambil menolak tuduhan dari Partai Demokrat yang menilai tarif impor justru ikut menyulut kenaikan harga. Trump menyebut lawan politiknya salah kaprah karena terus menyalahkan kebijakan tarif untuk inflasi yang dirasakan masyarakat.

Di hadapan para pemilik waralaba, Trump memuji kebijakan ekonominya yang diklaim telah menarik triliunan dolar investasi baru, mendukung pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta, dan menurunkan inflasi tinggi yang sebelumnya menjadi beban politik bagi pendahulunya. Ia secara khusus berterima kasih kepada McDonald’s karena “slashing prices” dan membawa kembali Extra Value Meals. Trump berkata ia mendengar McDonald’s kembali fokus pada menu yang terjangkau bagi masyarakat, dan menyebut dirinya “one of your all-time most loyal customers”, sambil berterima kasih karena perusahaan menurunkan harga beberapa produknya.

McDonald’s dan para pemilik waralabanya memang menghidupkan kembali Extra Value Meals di kisaran harga USD 5 dan USD 8. Dengan jaringan gerai yang sangat luas di seluruh Amerika, McDonald’s sering dianggap sebagai barometer penting belanja konsumen, terutama bagi pelanggan yang sangat sensitif terhadap harga. Langkah ini memberi Trump contoh konkret di lapangan untuk mendukung narasi bahwa “harga mulai turun” bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Namun, pidato tersebut juga menyoroti tantangan besar bagi Trump: ia harus meyakinkan pemilih bahwa pemerintahannya benar-benar berhasil mengatasi masalah biaya hidup, sementara kebijakan tarifnya justru dinilai banyak ekonom bisa memperburuk inflasi. “Affordable should be our word, not theirs,” kata Trump, seraya menuding Partai Demokrat pernah mengalami “the worst inflation in history” dan harga energi tertinggi. Pidato ini muncul tak lama setelah Partai Republik menderita kekalahan dalam pemilu lokal, di mana isu affordability dan mahalnya biaya hidup menjadi tema utama.

Dalam beberapa hari terakhir, pemerintah Trump mengumumkan sejumlah langkah untuk meredakan tekanan harga, termasuk rencana mengurangi tarif untuk berbagai produk makanan seperti daging sapi, tomat, kopi, pisang, buah-buahan, kacang-kacangan, dan jus, serta menjalin kesepakatan dengan beberapa negara Amerika Latin untuk menekan harga barang yang tidak banyak diproduksi di AS. Pejabat Gedung Putih juga melempar ide kredit rumah 50 tahun untuk menurunkan cicilan bulanan, dan wacana pembayaran langsung USD 2.000 per orang dari penerimaan tarif. Meski begitu, penasihat Trump tetap mengecilkan peran tarif terhadap kenaikan harga, bahkan ketika pengecualian tarif untuk produk pertanian terlihat seperti pengakuan tidak langsung bahwa bea masuk tinggi ikut mendorong inflasi. Pidato di acara McDonald’s ini disebut sebagai yang pertama dari rangkaian kampanye Trump bertema “affordability” yang akan dibawa berkeliling ke berbagai daerah.(asd)

Sumber: Bloomberg.com

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

OPEC+ Meningkatkan Produksi, Namun Tanda Tanya Besar Masih A...

OPEC+ secara resmi menyelesaikan pemangkasan produksi minyak selama dua tahun dengan menyetujui peningkatan produksi final se...

4 August 2025 08:36
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
BIAS23.com NM23 Ai