Sejarah Penurunan Harian Terbesar Emas
Harga emas dunia (loco gold) anjlok tajam pada perdagangan Selasa (21/10), mencatatkan penurunan harian terbesar dalam 12 tahun terakhir, setelah sehari sebelumnya mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di kisaran US$4.381 per ons.
Menurut data pasar, emas spot merosot sekitar 6% ke kisaran US$4.082 per ons, sementara emas berjangka AS turun 5,8% ke US$4.145. Lonjakan aksi ambil untung (profit-taking) dan penguatan dolar AS menjadi dua faktor utama di balik tekanan tersebut.
Kondisi ini mengingatkan pasar pada beberapa peristiwa besar sebelumnya — termasuk koreksi pada April 2013, saat harga emas jatuh 9% dalam sehari, serta crash di awal 1980-an ketika logam mulia tersebut kehilangan lebih dari 40% nilainya hanya dalam beberapa bulan. Dalam setiap siklusnya, penurunan tajam selalu terjadi setelah reli besar yang didorong oleh euforia investor dan spekulasi berlebihan.
Sementara itu, analis dari Standard Chartered menyebutkan bahwa “reli emas yang terlalu cepat tanpa konsolidasi wajar dapat memicu tekanan teknis jangka pendek.” Namun, mereka menilai tren jangka panjang tetap positif selama harga bertahan di atas area support psikologis US$4.000 per ons.
Dengan tren global yang masih diselimuti ketidakpastian suku bunga dan gejolak geopolitik, pasar emas diperkirakan tetap volatile dalam jangka pendek — namun prospek jangka panjangnya masih cemerlang selama dolar AS tidak kembali menguat secara agresif.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id