Koreksi Emas Hari Ini: Peluang Beli atau Sinyal Waspada?
Emas dunia mengalami penurunan tipis pada perdagangan hari ini setelah reli panjang yang sempat mendorongnya mendekati rekor tertinggi. Tekanan jual muncul seiring aksi ambil untung investor, penguatan dolar AS, serta komentar bernuansa hawkish dari pejabat Federal Reserve. Meski demikian, arah jangka menengah masih menunjukkan potensi kenaikan berkat ekspektasi pemangkasan suku bunga dan ketidakpastian politik di Amerika Serikat.
Secara fundamental, emas masih didukung oleh meningkatnya spekulasi bahwa The Fed akan segera menurunkan suku bunga. Shutdown pemerintahan AS juga menambah keresahan investor karena berpotensi menunda rilis data ekonomi utama, sehingga mendorong minat terhadap aset aman seperti emas. Selain itu, permintaan dari bank sentral serta aliran dana ke ETF emas tetap menjadi faktor penguat pasar.
Dari sisi teknikal, tren emas tetap bullish dengan support terdekat berada di kisaran USD 3.835 per troy ounce dan support jangka menengah di USD 3.747. Sementara itu, resistance kuat berada di level psikologis USD 3.900. Selama harga masih bertahan di atas area support, peluang kenaikan menuju level resistance tetap terbuka. Namun, kegagalan mempertahankan support dapat memicu koreksi lebih dalam.
Secara keseluruhan, meski emas sempat melemah hari ini akibat profit taking dan penguatan dolar, bias jangka menengah hingga panjang masih cenderung positif. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas, terutama menjelang rilis data ekonomi AS dan perkembangan negosiasi politik terkait anggaran yang memicu shutdown pemerintahan.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id