Perak Didukung Emas dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga
Pergerakan harga perak pada perdagangan hari ini menunjukkan tren menguat seiring reli emas global dan meningkatnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Sentimen safe haven yang kuat, ketidakpastian fiskal Amerika Serikat, serta prospek permintaan industri logam putih ini ikut menopang harga.
Secara fundamental, perak mendapat dorongan dari reli emas yang terus mencetak rekor. Investor menilai logam mulia alternatif ini sebagai instrumen lindung nilai terhadap risiko pasar dan potensi pelemahan dolar AS. Selain itu, faktor defisit pasokan global juga menambah tekanan ke sisi penawaran, mengimbangi permintaan industri yang terus meningkat, terutama dari sektor energi terbarukan dan elektronik.
Di sisi teknikal, tren jangka pendek hingga menengah masih menunjukkan bias bullish. Harga perak saat ini diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan utama, menegaskan momentum kenaikan. Level resistance terdekat berada di kisaran USD 48,20 per troy ounce, sementara support kuat terbentuk di sekitar USD 46,60. Selama harga mampu bertahan di atas support, peluang kenaikan lebih lanjut tetap terbuka.
Namun demikian, pelaku pasar diminta tetap waspada terhadap potensi koreksi teknikal apabila terjadi penguatan dolar AS atau muncul pernyataan hawkish dari pejabat The Fed. Data makroekonomi Amerika Serikat, termasuk laporan tenaga kerja, juga diperkirakan menjadi katalis penting bagi arah pergerakan perak dalam waktu dekat.
Dengan kombinasi fundamental yang solid dan dukungan teknikal, prospek jangka pendek perak masih berada di jalur positif, meski risiko koreksi tak bisa diabaikan. Investor diperkirakan akan memanfaatkan momentum koreksi sebagai peluang masuk untuk jangka menengah.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id