• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

1 October 2025 11:07  |

Mengenal Perbedaan ADP Non-Farm dan Non-Farm Payrolls (NFP)

Bagi trader forex maupun komoditas, dua data tenaga kerja Amerika Serikat yang sering menjadi sorotan adalah ADP Non-Farm Employment Change dan Non-Farm Payrolls (NFP). Keduanya kerap jadi penggerak besar di pasar, terutama USD, emas, dan obligasi. Namun, meski sama-sama berbicara soal tenaga kerja, ada perbedaan mendasar antara keduanya.

Apa itu ADP Non-Farm Employment Change?

ADP Non-Farm Employment Change dirilis oleh perusahaan swasta Automatic Data Processing (ADP). Laporan ini mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di sektor swasta, tidak termasuk sektor pertanian, pemerintahan, rumah tangga, dan organisasi nirlaba.

Biasanya, data ini dirilis setiap hari Rabu, dua hari sebelum rilis resmi NFP, sehingga sering disebut sebagai “pemanasan” bagi pelaku pasar. Dampaknya terhadap pasar terbilang cukup signifikan, meski tidak sebesar NFP.

Apa itu Non-Farm Payrolls (NFP)?

NFP adalah laporan ketenagakerjaan resmi yang diterbitkan oleh Bureau of Labor Statistics (BLS), Departemen Tenaga Kerja AS setiap Jumat pertama setiap bulan.

Data ini mencakup jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian, termasuk sektor swasta maupun pemerintahan. Selain itu, laporan NFP juga menyajikan tingkat pengangguran dan pertumbuhan rata-rata upah per jam.

Karena sifatnya resmi dan lebih lengkap, NFP memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap pergerakan pasar global. Federal Reserve juga menjadikan data ini sebagai salah satu acuan utama dalam menentukan arah kebijakan moneter, termasuk suku bunga.

Dampak ke Pasar

ADP Non-Farm: Sering memberikan gambaran awal tentang kondisi tenaga kerja, namun tidak selalu sejalan dengan hasil NFP. Jika hasilnya berbeda jauh, pasar bisa bergejolak sebelum stabil kembali.

NFP: Menjadi pemicu utama volatilitas pasar. Data yang lebih baik dari perkiraan biasanya menguatkan dolar AS dan menekan emas. Sebaliknya, data yang buruk cenderung melemahkan dolar dan mendongkrak harga emas serta perak.

Bagi trader, ADP Non-Farm dapat dijadikan alat prediksi awal, sementara NFP adalah data resmi yang menentukan arah besar pasar. Memahami perbedaan keduanya penting agar strategi trading bisa lebih terukur dan tidak terjebak dalam volatilitas yang menyesatkan.(mrv)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

ANALYSIS & OPINION

Sikap Hati-Hati Investor Lemahkan Emas

Para pejabat The Fed tadi malam mengatakan bahwa mereka masih tetap bersabar untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%...

29 May 2025 09:18
ANALYSIS & OPINION

6 Poin Deklarasi KTT BRICS di Rusia: 'Tekan' Dolar-Perang Ti...

Negara-negara BRICS menyetujui komunike bersama pada Rabu (23/10/2024) selama pertemuan puncak tiga hari kelompok tersebut di...

25 October 2024 22:58
ANALYSIS & OPINION

Semua Langkah Kebijakan Trump Berikan Dorongan Untuk Logam K...

Donald Trump yang resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat pada tanggal 20 Januari 2025 lalu telah merealisasikan bebe...

7 February 2025 09:28
ANALYSIS & OPINION

Amerika Berencana Jual Cadangan Emasnya, Apa Bisa Picu Korek...

Berita mengejutkan datang dari Amerika disaat mentri perdagangan mereka Scott Bessent diberitakan mencoba untuk merevaluasi k...

21 February 2025 10:12
BIAS23.com NM23 Ai