Mengenal Perbedaan ADP Non-Farm dan Non-Farm Payrolls (NFP)
Bagi trader forex maupun komoditas, dua data tenaga kerja Amerika Serikat yang sering menjadi sorotan adalah ADP Non-Farm Employment Change dan Non-Farm Payrolls (NFP). Keduanya kerap jadi penggerak besar di pasar, terutama USD, emas, dan obligasi. Namun, meski sama-sama berbicara soal tenaga kerja, ada perbedaan mendasar antara keduanya.
Apa itu ADP Non-Farm Employment Change?
ADP Non-Farm Employment Change dirilis oleh perusahaan swasta Automatic Data Processing (ADP). Laporan ini mengukur perubahan jumlah tenaga kerja di sektor swasta, tidak termasuk sektor pertanian, pemerintahan, rumah tangga, dan organisasi nirlaba.
Biasanya, data ini dirilis setiap hari Rabu, dua hari sebelum rilis resmi NFP, sehingga sering disebut sebagai “pemanasan” bagi pelaku pasar. Dampaknya terhadap pasar terbilang cukup signifikan, meski tidak sebesar NFP.
Apa itu Non-Farm Payrolls (NFP)?
NFP adalah laporan ketenagakerjaan resmi yang diterbitkan oleh Bureau of Labor Statistics (BLS), Departemen Tenaga Kerja AS setiap Jumat pertama setiap bulan.
Data ini mencakup jumlah pekerjaan baru di luar sektor pertanian, termasuk sektor swasta maupun pemerintahan. Selain itu, laporan NFP juga menyajikan tingkat pengangguran dan pertumbuhan rata-rata upah per jam.
Karena sifatnya resmi dan lebih lengkap, NFP memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap pergerakan pasar global. Federal Reserve juga menjadikan data ini sebagai salah satu acuan utama dalam menentukan arah kebijakan moneter, termasuk suku bunga.
Dampak ke Pasar
ADP Non-Farm: Sering memberikan gambaran awal tentang kondisi tenaga kerja, namun tidak selalu sejalan dengan hasil NFP. Jika hasilnya berbeda jauh, pasar bisa bergejolak sebelum stabil kembali.
NFP: Menjadi pemicu utama volatilitas pasar. Data yang lebih baik dari perkiraan biasanya menguatkan dolar AS dan menekan emas. Sebaliknya, data yang buruk cenderung melemahkan dolar dan mendongkrak harga emas serta perak.
Bagi trader, ADP Non-Farm dapat dijadikan alat prediksi awal, sementara NFP adalah data resmi yang menentukan arah besar pasar. Memahami perbedaan keduanya penting agar strategi trading bisa lebih terukur dan tidak terjebak dalam volatilitas yang menyesatkan.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id