Pidato Powell Malam Ini: Momentum Bullish Perak Semakin Kuat?
Harga perak dunia bergerak menguat pada perdagangan hari ini, ditopang oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang solid. Reli emas yang mencetak rekor tertinggi kembali menarik minat investor terhadap perak, sekaligus memperkuat sentimen safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Menurut laporan dari FxStreet, perak berhasil mencatat rebound kuat ke sekitar US$38,00/oz setelah sebelumnya sempat menyentuh level dua minggu terendah. Ini terjadi seiring penurunan dolar AS, yang dipicu oleh tekanan politik pada Federal Reserve dan harapan pasar terhadap pelonggaran moneter di masa mendatang.
Selain itu, meskipun risalah FOMC menunjukkan kehati-hatian dalam menurunkan suku bunga, harapan terhadap penurunan suku bunga tetap tumbuh—sehingga menciptakan momentum positif untuk aset non-yielding seperti perak. Sentimen ini turut didukung oleh permintaan industri yang solid dan persistensi defisit pasokan secara globa
Dari sisi teknikal, perak menunjukkan sinyal Strong Buy di hampir semua indikator, mulai dari Moving Averages, RSI, hingga MACD. Titik pivot harian berada di kisaran US$38,093, dengan level resistance utama pada US$38,20–38,25. Analis menilai bahwa penembusan di atas resistance ini akan membuka ruang lebih lebar bagi kelanjutan tren bullish.
Sementara itu, permintaan industri—khususnya dari sektor elektronik dan energi surya—masih menjadi faktor kunci yang menopang harga. Meski ada proyeksi sedikit pelemahan permintaan industri pada 2025, analis memperkirakan sektor tersebut akan kembali pulih di tahun berikutnya.
Dengan kombinasi defisit pasokan, dukungan dari reli emas, serta momentum teknikal yang masih kuat, perak berpotensi melanjutkan reli dalam waktu dekat apabila mampu menembus area resistance yang tengah diuji.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id