Emas Tembus di Bawah US$4.400, Tekanan Jual Masuk Pekan Keempat
Harga emas (XAU/USD) melemah tajam pada perdagangan terbaru dan turun sekitar 2% ke US$4.391.64, memperpanjang aksi jual ke pekan keempat ketika konflik Timur Tengah kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi. Di saat yang sama, tekanan di ekonomi besar untuk menambah likuiditas disebut ikut mendorong kebutuhan penjualan aset likuid, termasuk emas, guna meredam dampak perang terhadap kondisi keuangan.
Pada hari ini, emas dibuka di US$4.469,24, sempat naik hingga US$4.536,20, lalu tertekan ke US$4.319,92.
Pekan lalu, emas turun lebih dari 10% seiring lonjakan minyak memicu repricing kebijakan moneter global. Pasar mulai mem-price in jeda pelonggaran yang lebih lama, bahkan peluang kenaikan suku bunga, karena inflasi energi dinilai berisiko bertahan dan menular ke tekanan harga yang lebih luas.
Harga Emas Pada Saat analisis ini Di Rilis Berada Pada Level $ 4.391
- Beli jika harga bergerak di Level $ 4.386
- Jual jika harga bergerak di Level $ 4.396
Resistensi 2: $ 4.515
Resistensi 1: $ 4.453
Support 1: $ 4.329
Support 2: $ 4.267
Perhatian :
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id