
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Eropa melemah tajam pada perdagangan Jumat (6/11) setelah aksi jual besar-besaran di Wall Street kembali menekan sektor teknologi. STOXX 600 turun sekitar 1%, sementara DAX Jerman merosot 1,7%, CAC 40 Prancis turun 1,4%, IBEX 35 Spanyol melemah 1%, dan FTSE 100 Inggris terkoreksi 1,5%. Meski demikian, STOXX 600 masih mencatat kenaikan sekitar 1,3% sepanjang pekan.
Tekanan utama datang dari sektor teknologi setelah Nasdaq Composite anjlok 5,52% pada sesi sebelumnya dan masuk ke wilayah koreksi teknikal. Indeks teknologi tersebut kini berada lebih dari 10% di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada 6 Oktober, sekaligus mencatat penurunan harian terburuk dalam 19 bulan.
Aksi jual di Wall Street kemudian merambat ke saham teknologi Eropa, khususnya sektor semikonduktor dan perangkat lunak. ASML Holding dan Prosus turun lebih dari 1%, sementara Capgemini melemah 2% dan SAP terkoreksi 0,9%. Investor mulai mengurangi eksposur terhadap saham teknologi setelah tingginya volatilitas di pasar AS meningkatkan kekhawatiran terhadap valuasi sektor tersebut.
Meski tekanan teknologi cukup besar, kinerja saham Eropa sepanjang pekan masih relatif kuat. STOXX 600 mampu bertahan di jalur kenaikan meskipun pasar menghadapi sejumlah gejolak, mulai dari penurunan harga minyak hingga 20% dalam sepekan, kenaikan suku bunga Bank of England, hingga perubahan kekuatan politik di Washington.
Analisis Newsmaker: pelemahan bursa Eropa kali ini lebih banyak dipicu oleh efek domino aksi jual teknologi global, bukan perubahan fundamental seluruh pasar. Jika tekanan terhadap saham AI dan teknologi AS berlanjut, sektor teknologi Eropa berpotensi kembali menjadi beban. Namun, ketahanan laba perusahaan dapat menjadi penopang bagi bursa Eropa dan membatasi tekanan lebih dalam. (srh)
Sumber: Newsmaker.id