
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan pada perdagangan Senin (24/8) setelah langkah mengejutkan Departemen Keuangan AS meningkatkan program buyback obligasi jangka panjang. Kontrak emas berjangka New York naik 0,2% ke US$4.687 per troy ons, setelah sempat menyentuh US$4.716,70, level tertinggi sejak pertengahan Mei. Sepanjang Agustus, harga emas telah menguat lebih dari 15%.
Program buyback Treasury sedikitnya menggandakan pembelian obligasi pemerintah berjangka panjang dengan tujuan menekan biaya pinjaman. Namun, kebijakan tersebut justru memicu kembali aksi jual dolar dan meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek fiskal AS. Pelemahan dolar membuat emas yang dihargai dalam greenback menjadi lebih menarik bagi investor global.
Kondisi tersebut kembali menghidupkan debasement trade, yaitu strategi investor mengalihkan dana ke aset yang dinilai mampu mempertahankan nilai ketika kepercayaan terhadap mata uang fiat melemah. Kekhawatiran terhadap besarnya utang dan defisit AS membuat emas semakin dipandang sebagai penyimpan nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian fiskal.
Meski belum berada dalam kondisi krisis, posisi fiskal AS dinilai masih menjadi sumber kekhawatiran. Pasar kini menunggu data inflasi AS dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter. Berdasarkan CME FedWatch, pasar saat ini memperkirakan sekitar 63% peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada September.
Analisis Newsmaker: fundamental emas masih menunjukkan bias bullish karena kombinasi pelemahan dolar, kekhawatiran fiskal AS, meningkatnya permintaan safe haven, dan ekspektasi suku bunga yang lebih stabil. Namun, setelah reli lebih dari 15% sepanjang Agustus, risiko profit taking semakin besar. Fokus utama pekan ini adalah apakah data inflasi dan pernyataan Warsh mampu memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan—yang berpotensi menjadi katalis baru bagi emas untuk mempertahankan momentum di atas US$4.700.(yds)
Sumber: Newsmaker.id