
Trending

Global & Ekonomi
Sumber: Newsmaker.id
Ekonomi Amerika Serikat tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada kuartal III, mencatat laju ekspansi terkuat dalam satu tahun. Pertumbuhan tersebut didorong oleh tingginya investasi bisnis serta konsumsi masyarakat yang tetap tangguh.
Produk domestik bruto (GDP) AS yang telah disesuaikan dengan inflasi tumbuh 3,4% secara tahunan dalam tiga bulan hingga September. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan pertumbuhan 2,2% pada kuartal II.
Kinerja ekonomi tersebut juga melampaui ekspektasi pasar. Sebelumnya, konsensus ekonom memperkirakan ekonomi AS hanya tumbuh sekitar 3,2% pada kuartal III, menunjukkan aktivitas ekonomi tetap solid meski suku bunga berada pada level tinggi.
Namun, kuatnya pertumbuhan ekonomi turut dibarengi tekanan inflasi yang kembali meningkat pada akhir kuartal. Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), indikator inflasi utama yang menjadi acuan Federal Reserve, naik 0,5% pada September, kenaikan bulanan terbesar dalam enam bulan terakhir.
Sementara itu, Core PCE yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi naik 0,3%. Kombinasi antara pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan dan tekanan inflasi yang masih tinggi berpotensi menjaga sikap The Fed tetap berhati-hati terhadap pelonggaran kebijakan moneter dan mempertahankan peluang pengetatan lanjutan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id