Indeks Hang Seng Ditutup Turun 0,8% Jelang Data Inflasi Hong Kong
Indeks Hang Seng turun 201 poin atau 0,8% ke level 26.344 pada hari Senin (22/9), yang membalikkan penutupan mendatar di sesi sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring jatuhnya indeks futures AS menjelang serangkaian pidato dari pejabat Federal Reserve dan rilis data inflasi utama AS minggu ini.
Sikap hati-hati juga meningkat menjelang rilis data inflasi Hong Kong untuk bulan Agustus yang dijadwalkan keluar hari ini, sementara kota tersebut bersiap menghadapi salah satu topan super terkuat dalam beberapa tahun terakhir. Bandara Internasional Hong Kong akan menghentikan penerbangan penumpang selama 36 jam mulai Selasa malam, dengan Otoritas Bandara mengonfirmasi kesiapan menghadapi badai bernama Ragasa.
Penurunan indeks sedikit tertahan oleh keputusan Bank Sentral Tiongkok (PBoC) yang mempertahankan suku bunga pinjaman utama di rekor terendah untuk bulan keempat berturut-turut di September, sesuai dengan ekspektasi pasar. Saham properti memimpin pelemahan, turun lebih dari 1%, diikuti oleh sektor keuangan, konsumer, dan teknologi.
Saham BYD Co. turun 2,2% setelah dokumen resmi menunjukkan bahwa Berkshire Hathaway telah sepenuhnya menjual kepemilikan sahamnya selama 17 tahun. Penurunan besar lainnya dialami oleh Citic (-6,3%), SITC Intl. (-5,9%), Techtronic Inds. (-4,0%), dan Kuaishou Tech (-2,2%).(yds)
Sumber: Trading Economics