Saham Hong Kong Bangkit Usai Libur, Tapi Bayang-Bayang Tarif Trump Masih Membayangi
Pasar saham Hong Kong berhasil bangkit pada Rabu pagi (2/7), naik 128 poin atau 0,5% ke level 24.202 setelah libur perdagangan hari sebelumnya. Kenaikan ini mengakhiri tren penurunan selama tiga sesi berturut-turut, ditopang oleh lonjakan tak terduga dalam aktivitas manufaktur Tiongkok di bulan Juni berdasarkan survei swasta, serta sinyal dukungan kebijakan baru dari Beijing.
Presiden Xi Jinping menyatakan akan memperketat pengawasan terhadap praktik pemotongan harga ekstrem untuk mengatasi risiko deflasi, yang langsung disambut positif oleh pelaku pasar sebagai langkah stabilisasi ekonomi lanjutan.
Namun, sentimen pasar tetap dibatasi oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali mengancam akan memberlakukan tarif tinggi pada 9 Juli mendatang. Trump menegaskan tidak akan menunda tenggat waktu yang ia tetapkan sendiri dan mengancam akan menghentikan negosiasi perdagangan serta memberlakukan tarif baru ke sejumlah negara, memicu kehati-hatian investor.
Kenaikan terjadi secara luas, dipimpin oleh sektor properti dan keuangan. Beberapa saham yang mencetak penguatan signifikan antara lain Galaxy Entertainment (+7,3%), Sands China (+7,2%), Henderson Land Development (+4,2%), dan Mixue Group (+3,5%). Sebaliknya, Indeks Teknologi Hang Seng melemah mengikuti tekanan pada saham teknologi AS, seiring rotasi investor keluar dari sektor tersebut di awal paruh kedua tahun 2025.
Sumber: Newsmaker.id