Bursa Saham Hong Kong Melemah Menjelang Batas Waktu Tarif
Bursa saham Hong Kong anjlok 479 poin, atau 2,4%, ke level 19.662 pada perdagangan awal hari Rabu, membalikkan kenaikan tajam dari sesi sebelumnya. Hang Seng jatuh ke level terendah sejak pertengahan Januari karena pemerintahan Trump terus memberlakukan tarif besar-besaran pada mitra dagang utama, termasuk pungutan 104% pada barang-barang China yang akan berlaku hari ini. Sementara itu, Beijing berjanji pada hari Selasa untuk "berjuang sampai akhir" untuk melindungi kepentingannya, menuduh AS terlibat dalam pemerasan ekonomi.
Kehati-hatian juga meningkat menjelang data CPI dan PPI China bulan Maret yang akan dirilis akhir minggu ini, dengan risiko deflasi masih membayangi. Yang membantu meredam kerugian lebih lanjut adalah berita bahwa Hong Kong mungkin menawarkan keringanan kepada perusahaan-perusahaan yang terkena tarif AS, sementara Beijing mendorong perusahaan-perusahaan milik negara dan yang terdaftar untuk menopang kepercayaan investor. Semua sektor mengalami kerugian tajam, dipimpin oleh teknologi, konsumen, dan keuangan. Perusahaan yang mengalami penurunan signifikan termasuk WH Group (-10,0%), ZTO Express (-7,7%), Innovent Biologics (-7,4%), dan Lenovo Group (-6,4%).(ads)
Sumber: Trading Economics