Hang Seng Rebound Dip Buying, Bank dan Teknologi Menopang
Saham Hong Kong menguat pada hari Rabu (29 April) setelah investor membeli saat harga turun menyusul penurunan sesi sebelumnya. Indeks Hang Seng naik sekitar 300 poin, atau 1,2%, menjadi sekitar 25.985, didorong oleh pembelian selektif pada saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya di sektor perbankan dan teknologi, meskipun selera risiko global tetap waspada.
Bursa regional dibuka lebih rendah, mengikuti penurunan Wall Street, dipimpin oleh sektor teknologi. Sentimen teknologi AS terbebani oleh kekhawatiran pasar tentang pengembalian dari pengeluaran infrastruktur AI yang besar menjelang rilis laporan pendapatan perusahaan-perusahaan megacap. Tren ini menyebabkan pasar Asia bergerak beragam, dengan investor terus mempertimbangkan risiko penyesuaian valuasi pada saham-saham pertumbuhan.
Secara eksternal, harga minyak tetap stabil karena pelaku pasar memantau perkembangan dalam pembicaraan perdamaian Iran, sementara kekhawatiran tentang Selat Hormuz membuat risiko pasokan energi tetap tinggi. Hal ini mempertahankan volatilitas di seluruh aset dan membuat pelaku pasar tetap defensif, meskipun pembelian saat harga turun memberikan dukungan jangka pendek untuk indeks Hong Kong.
Di tingkat saham, kenaikan dipimpin oleh beberapa nama besar: AIA Group (naik 1,5%), Tencent (0,9%), Xiaomi (0,2%), Meituan (2,5%), dan Pop Mart International (2,4%). Namun, reli tersebut dianggap rapuh karena investor tetap waspada terhadap dinamika geopolitik dan arah sentimen global, khususnya mengenai sektor energi dan teknologi. (asd)
Sumber: Newsmake.id