Saham AS Berayun di Sekitar Rekor Tertinggi
Tiga indeks saham utama di Amerika Serikat bergerak naik-turun dalam kisaran sempit pada hari Senin (22/9), setelah sebelumnya menutup perdagangan di level rekor tertinggi pada Jumat lalu
Pelaku pasar masih terus menilai ulang prospek kebijakan The Fed setelah keputusan pemangkasan suku bunga minggu lalu. Beberapa pejabat bank sentral—termasuk Ketua Jerome Powell—dijadwalkan memberikan pidato sepanjang pekan ini, yang bisa menjadi petunjuk arah kebijakan ke depan.
Di sisi lain, sentimen investor sedikit tertekan oleh rencana Presiden Donald Trump yang ingin memberlakukan kebijakan visa baru, termasuk biaya aplikasi sebesar $100.000 untuk program visa H-1B yang populer—langkah yang berpotensi meningkatkan beban biaya perusahaan, terutama di sektor teknologi
Sektor keuangan dan energi menjadi yang berkinerja terburuk, sementara teknologi dan layanan komunikasi masih mampu bertahan di zona hijau. Di antara saham-saham mega-cap, sebagian besar melemah:
Nvidia (-0,4%)
Microsoft (-0,6%)
Amazon (-1%)
Meta (-0,6%)
Broadcom (-0,3%)
Namun, Apple (+1,9%) dan Tesla (+2,2%) berhasil menguat, menentang tren pelemahan.(yds)
Sumber: Trading Economics