Nasdaq 100 Catat Rekor Baru, Wall Street Ditutup Bervariasi
Wall Street ditutup bervariasi pada Jumat (12/9). Indeks S&P 500 berakhir nyaris flat, Dow Jones melemah 273 poin, sementara Nasdaq 100 berhasil mencetak rekor tertinggi baru. Sentimen pasar dipengaruhi oleh data tenaga kerja AS yang melemah dan inflasi yang relatif terkendali, sehingga memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pekan depan.
Indeks Nasdaq naik 0,4%, didorong lonjakan saham Tesla sebesar 7,4% dan kenaikan Microsoft sebesar 1,7% setelah perusahaan itu terhindar dari potensi denda antitrust Uni Eropa. Hal ini mengangkat sektor teknologi secara keseluruhan, dengan saham teknologi dan konsumer diskresioner menjadi penopang utama, sementara sektor material dan kesehatan justru tertinggal.
Pasar berjangka kini memperhitungkan peluang besar pemangkasan suku bunga 25 bps pada pertemuan The Fed tanggal 17 September, meskipun sebagian kecil investor masih melihat potensi pemangkasan lebih besar yakni 50 bps.
Secara mingguan, S&P 500 naik 1,6% — kinerja terbaik sejak awal Agustus, Nasdaq melonjak 2%, dan Dow Jones menguat 1,1% sekaligus menorehkan kenaikan mingguan pertama dalam tiga pekan.(yds)
Sumber: Trading Economics