Bursa Asia Menguat, Pasar Menahan Napas Tunggu Langkah Bank Sentral Jepang
Pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Jumat(19/12), seiring investor menantikan keputusan penting dari Bank Sentral Jepang (BOJ). Pasar memperkirakan BOJ akan menaikkan suku bunga hingga 0,75%, level tertinggi sejak 1995. Data LSEG menunjukkan peluang kenaikan suku bunga mencapai 86,4%, di tengah upaya menekan inflasi yang sudah lama berada di atas target.
Kenaikan suku bunga ini berpotensi menguatkan yen terhadap dolar AS dan membantu meredam tekanan inflasi. Data terbaru pemerintah Jepang menunjukkan inflasi konsumen turun menjadi 2,9% pada November, sementara inflasi inti tetap di level 3%, sesuai perkiraan ekonom. Di pasar saham, indeks Nikkei 225 naik 0,56% dan Topix menguat 0,57%, sementara bursa Australia, Korea Selatan, dan Hong Kong juga bergerak positif.
Sentimen positif turut datang dari Wall Street semalam. Indeks S&P 500 berhasil mengakhiri penurunan empat hari berkat data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan serta kinerja kuat saham teknologi. Nasdaq Composite melonjak 1,38%, sementara Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis, memberikan dorongan tambahan bagi pasar Asia. (az)
Sumber: Newsmaker.id