• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

2 December 2025 21:45  |

Saham AS Rebound, Didorong Lonjakan Bitcoin dan Rally Teknologi

Saham AS menguat pada hari Selasa (2/12), didorong oleh kenaikan Bitcoin dan saham-saham teknologi, seiring para pedagang mencoba pulih dari awal perdagangan Desember yang lemah.

Dow Jones Industrial Average naik 137 poin, atau 0,3%. S&P 500 naik 0,3%, sementara Nasdaq Composite menguat 0,4%.

Bitcoin naik 3,8% pada hari Selasa, memulihkan sebagian kerugiannya dari hari sebelumnya. Para pelaku pasar teknologi yang terkait dengan perdagangan kecerdasan buatan juga mendukung pasar yang lebih luas, dengan saham-saham seperti Oracle berbalik arah dari kerugian sesi sebelumnya. Saham unggulan chip AI, Nvidia, naik hampir 2%.

Indeks-indeks utama AS memulai pekan ini di zona merah, mengakhiri lima hari kemenangan beruntun pada hari Senin. Sentimen risk-off telah menekan pasar bullish dalam beberapa pekan terakhir karena kekhawatiran akan inflasi yang terus berlanjut, valuasi yang tinggi, dan imbal hasil dari belanja kecerdasan buatan membebani investor.

Penurunan mata uang kripto semakin intensif selama sesi sebelumnya karena Bitcoin mencatat hari terburuknya sejak Maret. Saham kripto Coinbase dan Robinhood masing-masing melemah. Saham "Magnificent Seven" yang menonjol di bulan November, induk perusahaan Google, Alphabet, kembali menguat. Saham teknologi raksasa lainnya seperti Palantir juga melemah. Sementara itu, harga emas dan imbal hasil obligasi naik.

Meskipun November merupakan bulan yang suram bagi saham teknologi, dan S&P 500 serta 30 saham Dow Jones mencatat sedikit kenaikan, investor mencermati katalis yang dapat memicu reli di akhir tahun.

Para pedagang saat ini optimistis bahwa Federal Reserve akan mengumumkan penurunan suku bunga pada 10 Desember setelah pertemuan kebijakan berikutnya. Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga lebih dari 87% selama pertemuan mendatang, yang jauh lebih tinggi daripada peluang pada pertengahan November, menurut perangkat CME FedWatch. (Arl)

Sumber: Cnbc.com

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Bursa Asia Merah, SoftBank Rontok 10%

Pasar saham Asia kompak melemah pada Rabu, setelah investor mencerna data perdagangan Jepang dan terbentuknya pemerintahan ba...

22 October 2025 08:44
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
BIAS23.com NM23 Ai