Dolar AS Catatkan Rekor Kenaikan Beruntun Dipicu Kekhawatiran Para Pedagang
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, menguat selama lima hari berturut-turut dan bergerak pada level yang tidak terlihat sejak November 2022 sementara para pedagang mempertimbangkan prospek suku bunga kebijakan Fed untuk tahun 2025. Pergerakan ini terjadi setelah pasar mengikuti laporan Nonfarm Payrolls terbaru untuk bulan Desember, yang dirilis pada hari Jumat, dan disesuaikan dengan narasi baru bahwa Federal Reserve (Fed) akan lebih ketat dan mempertahankan suku bunga tetap lebih lama, dengan peluang untuk beberapa kali pemotongan suku bunga pada tahun 2025 semakin berkurang.
Kalender ekonomi AS cukup tenang menjelang rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) pada hari Rabu dan Penjualan Ritel pada hari Kamis. Setidaknya hari Senin ini akan menjadi awal yang sangat tenang, dengan hanya beberapa lelang obligasi yang lebih kecil dalam agenda. Sementara itu, para pedagang dapat menilai langkah mereka selanjutnya menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump minggu depan. (Arl)
Sumber: Fxstreet