Dolar Tetap Dekat Level Tertinggi 2 Tahun
Indeks dolar tetap di atas 107 pada hari Jumat(22/11), bertahan mendekati level tertingginya dalam dua tahun karena investor menilai prospek kebijakan moneter Federal Reserve.
Data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal mingguan AS secara tak terduga turun ke level terendah dalam tujuh bulan, memberikan bukti lebih lanjut tentang pasar tenaga kerja yang kuat.
Investor sedang menunggu data aktivitas bisnis hari ini dan angka inflasi minggu depan untuk wawasan ekonomi tambahan.
Saat ini, pasar memperkirakan sekitar 60% kemungkinan bahwa Fed akan menerapkan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, dengan beberapa pedagang bertaruh pada jeda sementara.
Dolar juga telah didukung oleh ekspektasi bahwa kebijakan presiden terpilih AS Donald Trump—terutama pada tarif, imigrasi, dan pajak—dapat memicu kembali inflasi dan membatasi kemampuan Fed untuk menurunkan biaya pinjaman. Sementara itu, euro dan yuan telah terpukul karena Eropa dan China menghadapi potensi dampak tarif Trump.(Azf)
Sumber: Trading Economics