Jobs AS Mengecewakan, Greenback Kehilangan Tenaga!
Indeks dolar AS bertahan di bawah level 101 pada perdagangan Jumat (3/07), setelah melemah tajam pada sesi sebelumnya. Tekanan terhadap greenback muncul karena data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan membuat pelaku pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.
Ekonomi AS hanya menambah 57.000 pekerjaan pada Juni, menjadi penambahan terendah dalam empat bulan terakhir dan jauh di bawah perkiraan pasar sebesar 110.000. Sementara itu, tingkat pengangguran berada di level 4,2%. Data ini menyusul laporan sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta juga lebih rendah dari ekspektasi.
Kontrak berjangka Fed funds kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 50%, turun dari 67% sebelum laporan tenaga kerja terbaru dirilis. Ketua The Fed, Kevin Warsh, juga mengatakan pekan ini bahwa ekspektasi inflasi mulai mereda, meskipun bank sentral tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga.
Secara mingguan, indeks dolar AS berada di jalur pelemahan dan berpotensi mengakhiri reli dua pekan berturut-turut. Ke depan, arah dolar masih akan sangat bergantung pada data ekonomi berikutnya dan bagaimana pasar membaca peluang kebijakan suku bunga The Fed. (asd)
Sumber: Newsmaker.id