Satu Data Bisa Ubah Arah Dollar!
Nilai Dolar AS bergerak stabil pada awal pekan, dengan indeks DXY tertahan di sekitar 99,33, karena pasar memilih menunggu rilis data ketenagakerjaan AS (nonfarm payrolls) September yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintah. Laporan ini baru akan dipublikasikan pada Kamis, setelah pemerintahan resmi kembali beroperasi. Investor berharap data tersebut bisa memberi petunjuk lebih jelas: apakah The Fed masih akan memangkas suku bunga lagi bulan depan atau justru menahan diri.
Bukan hanya NFP, pasar juga akan menyoroti risalah rapat The Fed pada Rabu dan data PMI AS pada Jumat. Ketiga rilis ini dianggap sebagai paket lengkap untuk membaca arah ekonomi AS dan sikap bank sentral ke depan. Sejauh ini, komentar terbaru pejabat The Fed cenderung hati-hati terhadap pemangkasan suku bunga, karena selama shutdown mereka kekurangan data resmi untuk dijadikan dasar keputusan.
Seorang ekonom Jefferies, Mohit Kumar, bahkan menyebut bahwa rapat The Fed di Desember masih seperti “lempar koin”: peluang pemangkasan atau penahanan suku bunga masih sama kuat, karena data yang tersedia belum cukup meyakinkan ke satu arah tertentu. Pasar pun dibuat penasaran — apakah rangkaian data pekan ini akan menggeser keseimbangan itu dan akhirnya menggerakkan Dolar AS keluar dari fase “diam di tempat”?(Asd)
Sumber: Bloomberg