Dolar Menguat VS Euro di Tengah Spekulasi Cut Rate Fed
Dolar menguat terhadap euro dan bergerak relatif datar terhadap yen pada hari Jumat (14/11), seiring pasar saham rebound dari aksi jual tajam dan para trader menimbang kemungkinan apakah Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada bulan Desember.
Sejumlah data yang sempat tertunda saat penutupan pemerintahan federal akan mulai dirilis pekan depan. Sentimen risiko sempat tertekan oleh kekhawatiran valuasi saham yang sudah terlalu tinggi dan arah kebijakan The Fed, namun indeks saham S&P 500 dan Nasdaq Composite kembali menguat pada hari Jumat. Dolar AS sebelumnya justru melemah pada hari Kamis meski saham jatuh dan imbal hasil Treasury naik.
Semakin banyak pejabat The Fed yang memberi sinyal sikap hati-hati terhadap pelonggaran lebih lanjut, dengan menyoroti kekhawatiran terhadap inflasi. Kontrak berjangka Fed funds kini hanya memproyeksikan sekitar 41% peluang pemangkasan suku bunga 25 basis poin pada Desember.
Indeks dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap sejumlah mata uang termasuk yen dan euro, naik 0,07% ke 99,31, dengan euro turun 0,12% ke $1,1617. Terhadap yen Jepang, dolar melemah 0,02% ke 154,52.
Poundsterling jatuh terhadap dolar dan euro setelah laporan media, termasuk dari Reuters, yang menyatakan bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Menteri Keuangan Rachel Reeves membatalkan rencana kenaikan tarif pajak penghasilan, menandai perubahan tajam hanya beberapa minggu sebelum anggaran 26 November.
Mata uang Inggris tersebut terakhir turun 0,24% di $1,3158. Euro menyentuh level tertingginya terhadap pound sejak April 2023.
Terhadap franc Swiss, dolar menguat 0,15% ke 0,794. Sebelumnya dolar sempat melemah ke posisi terendah satu bulan di 0,7876 karena para trader berbondong-bondong masuk ke franc Swiss sebagai aset aman.
Pemerintah Swiss juga mengatakan pada hari Jumat bahwa Amerika Serikat akan memangkas tarif atas barang-barang dari Swiss menjadi 15% dari sebelumnya 39% yang dianggap memberatkan, di bawah kerangka perjanjian dagang baru.
Di pasar kripto, bitcoin turun 3,41% ke $95.433, level terendah sejak Mei.(yds)
Sumber: Reuters.com