Dolar Menguat di Tengah Harapan Akhir Shutdown AS dan Kekhawatiran Pertumbuhan Global
Dolar AS menguat di awal perdagangan Asia pada Senin, didukung kekhawatiran baru atas perlambatan ekonomi global setelah serangkaian data lemah, sementara harapan bahwa Kongres AS semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri penutupan pemerintah menahan permintaan aset aman. Indeks dolar naik 0,2% ke 99,74, menghentikan penurunan tiga hari beruntun seiring melemahnya yen dan euro.
Sentimen pasar membaik setelah Senator AS John Thune menyebut negosiasi bipartisan untuk membuka kembali pemerintahan menunjukkan kemajuan, dengan rencana pemungutan suara di Senat pada Minggu malam. Namun, kekhawatiran masih tersisa setelah data kepercayaan konsumen AS jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun akibat dampak shutdown yang berkepanjangan.
Analis memperkirakan dolar bisa tetap kuat dalam waktu dekat, terutama karena ketidakpastian ekonomi global dan potensi berkurangnya likuiditas global tahun depan. Selain itu, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember masih sekitar 67%, membuat pelaku pasar berhati-hati terhadap arah kebijakan berikutnya.(asd)
Sumber: Newsmaker.id