Euro Naik Tipis, Fokus ke Inflasi AS
Pasangan mata uang EUR/USD menguat secara moderat pada awal sesi Eropa hari Senin (11/8), bergerak di sekitar level 1,1670. Kenaikan ini terjadi di tengah suasana pasar yang relatif tenang, dengan fokus utama pelaku pasar tertuju pada rilis data inflasi konsumen (CPI) AS yang dijadwalkan pada hari Selasa, serta kelanjutan negosiasi perdagangan antara AS dan Tiongkok.
Harapan akan tercapainya kesepakatan damai terkait perang Ukraina turut mendukung penguatan Euro. Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin yang dijadwalkan berlangsung di Alaska pada 15 Agustus dipandang sebagai peluang untuk meredakan ketegangan, terutama jika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga diikutsertakan dalam diskusi, seperti yang diharapkan para pemimpin Eropa.
Dari sisi data ekonomi, kalender makro relatif sepi di hari Senin, hanya mencakup data inflasi dan neraca dagang dari Italia. Di sisi lain, pasar menanti rilis CPI AS untuk bulan Juli yang diperkirakan mengalami percepatan. Data ini berpotensi mempengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed ke depan, yang pada gilirannya akan berdampak pada pergerakan Dolar AS dan pasangan mata uang terkait seperti EUR/USD. Sementara itu, tenggat waktu 12 Agustus untuk kesepakatan dagang AS-Tiongkok menambah ketidakpastian pasar, meski sebagian pelaku pasar memperkirakan gencatan bisa diperpanjang.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id