Dolar Terperosok! Euro Melonjak, Ketidakpastian Kebijakan AS Jadi Pemicu
Dolar AS menyentuh level terendah dalam empat tahun terhadap euro pada hari Senin (30/6) di tengah kekhawatiran atas meningkatnya defisit pemerintah AS dan ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan dengan negara-negara besar.
Senat Republik akan mencoba meloloskan pemotongan pajak dan tagihan belanja besar-besaran Presiden Donald Trump, meskipun ada perpecahan dalam partai tersebut tentang perkiraan kerugian $3,3 triliun pada tumpukan utang negara.
Nilai tukar dolar AS turun 0,63% menjadi 0,79355 terhadap franc Swiss, dan diperkirakan akan mengakhiri bulan ini dengan penurunan 3,60%. Greenback telah kehilangan sekitar 12,5% terhadap Swissie tahun ini.
Nilai tukar euro mencapai level tertinggi terhadap dolar AS sejak September 2021 di $1,1780. Nilai tukar terakhir naik 0,45% dan diperkirakan akan naik sekitar 3,8% untuk bulan ini. Mata uang tunggal tersebut telah naik sekitar 14% terhadap dolar AS tahun ini.
Uni Eropa terbuka untuk menerima perjanjian perdagangan dengan AS yang akan menerapkan tarif universal 10% pada banyak ekspornya, Bloomberg News melaporkan pada hari Senin.
Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa negara-negara masih dapat menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi pada tanggal 9 Juli bahkan jika mereka bernegosiasi dengan itikad baik, menambahkan bahwa setiap perpanjangan potensial akan tergantung pada Trump.
AS dan Tiongkok telah menyelesaikan masalah seputar pengiriman mineral tanah jarang dan magnet Tiongkok ke Amerika Serikat, yang selanjutnya memodifikasi kesepakatan Mei di Jenewa, kata Bessent minggu lalu.
Trump mengatakan Jepang akan menjadi salah satu negara yang menerima surat perdagangan yang menguraikan tarif yang harus mereka bayar ke AS.
Dolar turun 0,36% menjadi 144,45 terhadap yen Jepang, di jalur untuk mengakhiri bulan ini dengan datar terhadap mata uang Asia.
Kanada menghentikan rencananya untuk mulai mengumpulkan pajak layanan digital baru yang menargetkan perusahaan teknologi AS hanya beberapa jam sebelum dimulai pada hari Senin dalam upaya untuk memajukan negosiasi perdagangan yang terhenti dengan Washington.
Dolar Kanada menguat terhadap mata uang AS pada sesi tersebut. Dolar Kanada bersiap untuk mencatat kenaikan bulan kelima berturut-turut terhadap dolar AS. Loonie naik 0,41% terhadap dolar AS menjadi C$1,353 per dolar AS.
Indeks dolar, yang mengukur dolar AS terhadap sekeranjang mata uang termasuk yen dan euro, turun 0,35% menjadi 96,86, menuju penurunan bulan keenam berturut-turut. Dolar AS bersiap untuk menandai paruh tahun terburuk sejak 1970-an.
Krona Swedia menguat 0,48% terhadap dolar AS menjadi 9,462. Poundsterling menguat 0,04% menjadi $1,3719. Poundsterling naik 2% pada bulan Juni. (Arl)
Sumber: Reuters