EUR/USD Menanjak Saat Pasar Antisipasi Pengetatan ECB
Newsmaker.id - Euro bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (10/7), dengan pasangan EUR/USD bertahan di atas level 1,1400. Penguatan tersebut didukung oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa European Central Bank (ECB) masih akan menaikkan suku bunga untuk meredam tekanan inflasi.
Taruhan terhadap kenaikan suku bunga ECB menguat setelah risalah pertemuan Juni menunjukkan bahwa para pejabat memperkirakan inflasi zona euro masih berada di atas target 2% hingga paruh pertama 2027. Proyeksi tersebut bahkan telah memperhitungkan hampir tiga kali kenaikan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin.
Tekanan harga energi akibat konflik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perubahan ekspektasi kebijakan tersebut. Kenaikan harga minyak dikhawatirkan dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, sekaligus membuat tekanan inflasi bertahan lebih lama di kawasan euro.
ECB sebelumnya telah menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan Juni, sehingga tingkat suku bunga deposito kini berada di level 2,25%. Pelaku pasar memperkirakan masih terdapat peluang dua kenaikan tambahan dalam satu tahun mendatang, meskipun bank sentral belum memberikan komitmen terhadap arah kebijakan tertentu.
Penguatan euro juga memperoleh dukungan dari pelemahan terbatas dolar AS. Namun, kenaikan EUR/USD berpotensi tetap tertahan karena sebagian besar ekspektasi kenaikan suku bunga ECB mulai diperhitungkan oleh pasar, sementara investor masih menunggu perkembangan konflik Timur Tengah dan sinyal kebijakan terbaru dari The Fed.(CP)