Bitcoin Rebound, Fokus Beralih ke Arus ETF dan The Fed
Bitcoin menguat pada Jumat (29/5) dan mencoba pulih dari tekanan sesi sebelumnya seiring membaiknya selera risiko setelah muncul laporan bahwa AS dan Iran mendekati perpanjangan gencatan senjata 60 hari, meski masih menunggu persetujuan final Presiden Donald Trump. Di sesi Eropa, BTC diperdagangkan di sekitar US$73.754, naik sekitar 0,7% pada hari ini, dengan rentang intraday US$72.559–US$73.795.
Pemulihan ini terjadi setelah pasar sempat “risk-off” ketika eskalasi militer mendorong aliran ke aset defensif. Dengan munculnya sinyal de-eskalasi, tekanan pada minyak ikut mereda dan pasar ekuitas global kembali stabil, mendorong rotasi terbatas ke aset berisiko termasuk kripto.
Namun, ruang kenaikan tetap dibatasi oleh narasi suku bunga AS. Data inflasi PCE April yang masih tinggi memperkuat ekspektasi “higher for longer”, sehingga minat pada aset spekulatif belum kembali penuh. Kanal transmisi utamanya: suku bunga tinggi meningkatkan opportunity cost dan menekan permintaan untuk aset tanpa arus kas seperti kripto.
Di altcoin, pergerakan cenderung ikut membaik seiring rebound risk appetite. Ethereum berada di sekitar US$2.012, naik sekitar 1,3% hari ini. Fokus pasar berikutnya adalah konsistensi headline geopolitik dan apakah arus institusional (termasuk ETF spot Bitcoin) kembali stabil, karena dua faktor ini belakangan menjadi penentu volatilitas kripto. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id