Perak Tembus Rekor, Mampukah Sentuh $42?
Harga perak (XAG/USD) mencatat rekor tertinggi baru dalam 14 tahun terakhir dengan menembus level $40,81 per ons pada Rabu (waktu Eropa). Lonjakan ini menandai reli enam hari beruntun dan memperkuat sentimen bullish di pasar, dengan perak bergerak dalam pola ascending channel yang menandakan tren naik masih dominan.
Secara teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari sudah berada di atas level 70, mengindikasikan kondisi jenuh beli. Artinya, meski tren naik masih kuat, peluang koreksi harga dalam waktu dekat cukup terbuka. Namun, perak tetap bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 9-hari, yang menunjukkan momentum jangka pendek masih solid.
Jika dorongan bullish berlanjut, perak diperkirakan akan menguji level psikologis $41,00 dan bisa melaju hingga batas atas channel di sekitar $41,50. Apabila menembus area tersebut, harga berpotensi menuju target berikutnya di kisaran $42,00. Kenaikan ini akan semakin mempertegas prospek positif jangka menengah bagi logam mulia tersebut.
Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat, perak bisa turun menguji support di EMA 9-hari pada $39,77, lalu ke batas bawah channel sekitar $39,20. Penembusan ke bawah level ini akan melemahkan tren bullish dan berpotensi menyeret harga ke EMA 50-hari di $37,91, bahkan hingga ke level rendah tiga bulan terakhir di $35,80.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id