• Mon, Apr 20, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 April 2026 07:32  |

AS Sita Kapal Iran, Ini yang Terjadi pada Minyak!

Harga minyak dan saham energi menguat setelah Amerika Serikat menyita sebuah kapal Iran di Teluk Oman, melemahkan ketegangan di sekitar Selat Hormuz di tengah blokade yang baru berjalan sekitar sepekan. Presiden Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS menembaki dan mengambil alih kapal tersebut setelah kapal tidak mengindahkan peringatan untuk berhenti saat meninggalkan Hormuz.

Insiden itu terjadi beberapa jam setelah saling balas menyatakan soal kemungkinan perundingan damai di Islamabad. Trump menyebut ada peluang kesepakatan, sementara pihak Iran menyatakan belum ada “prospek yang jelas” untuk mencapai kesepakatan. Delegasi AS, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan utusan khusus Steve Witkoff, dijadwalkan berangkat ke Islamabad pada Senin malam untuk pembicaraan Selasa, namun media pemerintah Iran mengutip negosiator yang menepis rencana ikut serta.

Pasar menilai risiko geopolitik masih tinggi menjelang tenggat waktu, namun pelaku pasar belum sepenuhnya mengambil posisi agresif karena pergerakan harga sangat bergantung pada headline terbaru. Chief Investment Officer Karobaar Capital LP Haris Khurshid mengatakan jika situasi berlanjut seperti sekarang, harga naik secara bertahap ke kisaran $105–$115 per barel, namun disertai volatilitas.

Gangguan di Selat Hormuz menjadi fokus karena jalur ini menampung sekitar seperlima arus minyak dunia dan LNG sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada akhir Februari. Data pelacakan yang dihimpun Bloomberg menunjukkan tidak ada kapal yang terpantau melintas pada Minggu, sementara sedikitnya 13 kapal tanker pada Sabtu berbalik arah kembali ke Teluk Persia dan membatalkan upaya keluar.

Di pasar, Brent untuk penyelesaian Juni naik 6,3% menjadi $96,04 per barel pada pukul 08.20 di Singapura, sementara kontrak WTI Mei melonjak 7,4% menjadi $90,03 per barel menjelang kontrak habis pada hari Selasa. Kontrak WTI Juni yang lebih aktif naik 6,7% menjadi $88,10 per barel, di tengah kekhawatiran guncangan pasokan yang dapat menambah tekanan inflasi dan menekan pertumbuhan ekonomi global.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai