• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

3 February 2026 16:32  |

Minyak Melemah, Efek Iran Reda & India Jadi Kunci

Harga minyak kembali melemah pada Selasa (3/2), memperpanjang penurunan untuk hari ketiga karena pasar mulai “melepas” premi risiko geopolitik. Update terbaru menunjukkan Brent turun lebih dari 1% ke $65,96/barel, sementara WTI turun 1,5% ke $61,81/barel pada perdagangan Eropa.

Pendorong utamanya adalah meredanya kekhawatiran konflik kawasan setelah Donald Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran soal kesepakatan nuklir baru bisa dimulai dalam beberapa hari, dengan rencana pertemuan lanjutan yang disebut mengarah ke pekan ini. Ketika risiko eskalasi dianggap mengecil, “asuransi” harga yang biasanya menempel di minyak ikut menipis.

Di saat yang sama, pasar juga menunggu kepastian detail terkait potensi kesepakatan dagang AS–India yang bisa berdampak langsung ke arus pasokan global. Trump menyebut tarif India dapat diturunkan jika Narendra Modi setuju menghentikan pembelian minyak Russia—meski klaim ini belum sepenuhnya dikunci dari sisi New Delhi. Isu ini penting karena pengiriman minyak Rusia ke India dilaporkan sudah turun mendekati level terendah lebih dari tiga tahun, yang berpotensi menambah “stok barel tersanksi” yang sulit terserap di pasar.

Faktor lain yang ikut menekan adalah dolar AS yang cenderung menguat, yang membuat komoditas berdenominasi dolar relatif lebih mahal bagi pembeli non-dolar. Di tengah kondisi geopolitik yang lebih tenang, pasar kembali menonjolkan narasi lama: kekhawatiran pasar minyak berhadapan dengan pasokan yang longgar/berlebih, sehingga reli bulan lalu mulai terlihat rapuh.

Bulan lalu, harga sempat terdorong oleh gangguan pasokan (termasuk dari Kazakhstan) dan premi risiko geopolitik. Namun pada awal pekan ini, minyak ikut terseret aksi jual komoditas yang lebih luas—terutama setelah gejolak besar di logam—yang membuat pelaku pasar cepat mengurangi posisi bullish. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Minyak Dunia Tertahan

Harga minyak sedikit berubah setelah mengalami penurunan beberapa minggu yang lalu, dengan hubungan pedagang dampak dari sank...

22 September 2025 07:39
OIL

Greenland & Tarif Trump Bikin Market Minyak Waspada

Harga minyak cenderung stabil di sesi Asia pada Senin setelah pekan lalu bergerak liar karena isu risiko pasokan Iran. Fokus ...

19 January 2026 10:48
BIAS23.com NM23 Ai