Oil Drop 4%: Trump Redakan Risiko Pasokan Iran
Harga minyak berbalik jatuh tajam pada Kamis (15/1), setelah komentar Presiden AS Donald Trump meredakan kekhawatiran pasar soal potensi eskalasi cepat AS–Iran—membuat premi risiko geopolitik yang sempat mengerek harga dalam sepekan terakhir langsung “menguap”.
Di pasar, Brent turun sekitar 4% dan bergerak di kisaran US$63–64/barel, sementara WTI ikut melemah ke area US$60-an bawah.
Pasar sebelumnya sempat mem-price-in skenario gangguan pasokan setelah tensi Iran memanas dan muncul kekhawatiran jalur pelayaran strategis di kawasan Teluk bisa terdampak.
Namun, Trump mengatakan ia mendapat laporan bahwa kekerasan dalam penindakan protes di Iran mereda dan AS belum mengarah pada serangan langsung dalam waktu dekat—mendorong pelaku pasar membuang posisi “geopolitik”.
Tekanan harga makin dalam karena faktor fundamental ikut negatif. Data persediaan AS menunjukkan stok minyak mentah naik 3,4 juta barel (lebih tinggi dari perkiraan), sementara kabar terkait Venezuela dan dinamika suplai global turut menambah sentimen bearish.(yds)
Sumber: Newsmaker.id