Emas Terkoreksi dari Puncak 4 Pekan, Dolar Pulih Tipis
Harga emas (XAU/USD) melanjutkan koreksi dari level tertinggi hampir empat minggu yang sempat menyentuh pada sesi Asia Rabu. Emas turun ke area sekitar US$4.815 setelah gagal mempertahankan kenaikan awal hari.
Pelemahan terjadi seiring Dolar AS pulih secara moderat dari level terendah sejak awal Maret, sehingga menekan komoditas. Pemulihan USD muncul ketika pasar menilai risiko di Selat Hormuz masih rentan, meski ada harapan diplomasi yang berhasil mendorong pelemahan dolar sebelumnya.
Dari sisi geopolitik, ancaman tetap tinggi setelah blokade AS yang berlaku sejak Senin menuai penolakan dari Teheran, dengan duta besar Iran untuk PBB menyebut langkah itu sebagai pelanggaran pengawasan. Selain itu, IRGC menyatakan akan melakukan negosiasi, menjaga risiko kawasan tetap menjadi faktor yang mempengaruhi arus safe haven.
Meski begitu, pelemahan emas dinilai berpotensi terbatas karena pasar masih melihat jalur diplomasi belum tertutup. Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan nada optimistis yang berhati-hati dan mengganggu upaya kesepakatan lebih luas terkait integrasi ekonomi Iran, sementara Sekjen PBB António Guterres menyebut peluang dimulainya kembali perundingan AS-Iran cukup besar.
Dari sisi makro, data PPI AS yang lebih lemah dari perkiraan ikut menahan ruang penguatan USD karena mengurangi ekspektasi kebijakan Fed yang lebih hawkish. PPI tahunan naik ke 4% pada bulan Maret dari 3,4%, sementara PPI bulanan 0,5%, dan ukuran inti menunjukkan tekanan harga yang juga di bawah konteks. Penurunan imbal hasil obligasi AS akibat data ini berpotensi menyelamatkan emas, membuka peluang munculnya pembeli saat harga terkoreksi.
5 inti poin dari narasi:
- Emas turun ke sekitar US$4.815 setelah menyentuh puncak hampir 4 pekan.
- USD pulih tipis dari level terendah sejak awal Maret, menekan XAU/USD.
- Risiko Hormuz tetap tinggi: blokade AS ditolak Iran, IRGC dan pembalasan.
- Harapan diplomasi bertahan: Vance optimistis berhati-hati, Guterres nilai berbicara “sangat mungkin”.
- PPI AS yang di bawah ekspektasi menekan imbal hasil dan ekspektasi hawkish Fed, sehingga berpotensi membatasi penurunan emas. (asd)*
Sumber: Newsmaker.id