• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

1 July 2025 21:46  |

Bahaya Baru Sedang Mengintai? Begini Kata Para Penguasa Uang Dunia!

Dalam forum tahunan bank sentral yang berlangsung di Sintra, Portugal, para pemimpin global membahas sejumlah isu penting mulai dari tarif, inflasi, stablecoin, hingga risiko fiskal dan teknologi. Ketua The Fed Jerome Powell memperingatkan bahwa dampak tarif terhadap inflasi kemungkinan akan mulai terlihat musim panas ini. Ia menekankan bahwa The Fed masih bersikap hati-hati dan akan mengambil keputusan suku bunga berdasarkan perkembangan data. Powell juga menyatakan masih punya 10 bulan lagi sebagai Ketua The Fed dan fokusnya tetap pada stabilitas harga, lapangan kerja maksimal, dan stabilitas keuangan.

Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, menyoroti bahwa rendahnya tingkat utang rumah tangga dan perusahaan membuat suku bunga tinggi menjadi kurang efektif dalam menahan inflasi di Inggris. Ia menyebutkan bahwa kebijakan moneter akan tetap ketat meski efeknya kini terasa lebih ringan. Bailey juga menyinggung soal stablecoin, dengan mengatakan bahwa aset digital yang mengklaim sebagai uang harus benar-benar bisa menjaga nilai nominal agar bisa dipercaya.

Sementara itu, Presiden ECB Christine Lagarde kembali mendorong pentingnya penerbitan euro digital. Ia mengingatkan bahwa privatisasi uang di era digital bisa mengganggu efektivitas kebijakan moneter dan melemahkan kedaulatan negara. Namun, ia mengakui bahwa proyek euro digital masih menunggu persetujuan dari politisi Uni Eropa dan sedang terhambat di Parlemen.

Dalam isu lain, Gubernur Bank Korea Selatan, Rhee Chang-yong, menekankan pentingnya kesiapan cadangan devisa dan fasilitas swap dari Fed dalam menghadapi potensi krisis dolar lokal. Ia juga menyatakan Korea tetap rentan terhadap risiko fragmentasi keuangan global. Powell, saat diminta komentar soal risiko fiskal AS, mengakui bahwa utang pemerintah semakin tidak berkelanjutan dan perlu ditangani lebih cepat, meski ia enggan mengomentari langsung kebijakan fiskal Kongres.

Sumber (ayu-newsmaker)

Related News

FISCAL & MONETARY

Australia Pangkas Suku Bunga Tunai ke Level Terendah 2 Tahun...

Bank Sentral Australia (RBA) memangkas suku bunga tunai sebesar 25bps menjadi 3,85% pada pertemuan bulan Mei, pemangkasan suk...

20 May 2025 12:13
FISCAL & MONETARY

Bank of Japan Main Aman, Pengurangan JGB Bakal Dipangkas?

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek tidak disesuaikan pada 0,5% setelah tinjauan ke...

17 June 2025 08:18
FISCAL & MONETARY

Kepala BOJ Berjanji Untuk Meneliti Dampak Tarif AS Dalam Men...

Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda mengatakan pada hari Rabu (9/4) bahwa bank sentral akan menganalisis dengan cermat bagaiman...

9 April 2025 08:28
FISCAL & MONETARY

BOJ Pertahankan Suku Bunga, Pangkas Prospek Pertumbuhan PDB

Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah pada 0,5% selama pertemuannya di bulan Mei...

1 May 2025 10:46
BIAS23.com NM23 Ai