Iran Mulai Pulihkan Lalu Lintas Hormuz
Iran akan mengupayakan jalur aman bagi kapal komersial melalui Selat Hormuz setelah penandatanganan memorandum kesepahaman AS-Iran. Berdasarkan salinan MoU yang dipublikasikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Kamis (17/6), kapal dapat melintas dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya tanpa biaya, tetapi hanya selama 60 hari.
Lalu lintas kapal komersial disebut akan dimulai segera, dengan target kembali berjalan dalam 30 hari. Namun, proses tersebut masih bergantung pada penghapusan hambatan teknis dan militer, termasuk pembersihan ranjau oleh Iran. Artinya, pembukaan Hormuz tidak langsung berarti normalisasi penuh sejak hari pertama.
Iran juga akan mengadakan pembicaraan dengan Oman untuk menentukan tata kelola masa depan dan layanan maritim di Selat Hormuz. Diskusi tersebut akan melibatkan negara-negara pesisir Teluk Persia lain, sehingga pengaturan jangka panjang jalur tersebut masih harus dinegosiasikan.
Bagi pasar energi, detail ini penting karena menunjukkan pembukaan Hormuz bersifat bertahap dan sementara. Bebas biaya hanya berlaku 60 hari, sementara aturan jangka panjang akan ditentukan berdasarkan hukum internasional dan hak kedaulatan negara-negara pesisir. Fokus pasar berikutnya tertuju pada kecepatan pembersihan ranjau, kelancaran lalu lintas kapal, dan keputusan terkait biaya navigasi setelah periode awal berakhir.(arl)
Sumber : Newsmaker.id