Indeks Dolar AS Bergerak Hati-Hati, Pasar Tunggu Sinyal Baru dari The Fed
Indeks Dolar AS (DXY) pagi ini diperdagangkan dalam pola konsolidasi, seiring investor menunggu rilis kebijakan terbaru Federal Reserve yang dijadwalkan pekan ini. Pelaku pasar menilai, arah suku bunga ke depan akan sangat menentukan daya tarik dolar terhadap mata uang utama lainnya.
Secara fundamental, dolar menghadapi tekanan dari meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga. Sejumlah data ekonomi terbaru menunjukkan perlambatan di pasar tenaga kerja, sementara inflasi inti masih berada di atas target bank sentral. Kondisi ini membuat prospek kebijakan moneter The Fed tampak lebih hati-hati, dengan kemungkinan jalur penurunan suku bunga yang lebih lambat dari ekspektasi pasar.
Selain itu, sentimen risiko global dan perbandingan imbal hasil dengan mata uang lain juga menekan indeks dolar. Yield obligasi pemerintah AS yang cenderung melemah ikut mengurangi daya tarik aset berdenominasi dolar sebagai tujuan investasi.
Dari sisi teknikal, indeks dolar masih bergerak dalam rentang sempit. Support terdekat berada di area 96,50–97,00, sementara resistance utama terlihat di kisaran 98,50–99,00. Jika DXY mampu menembus level psikologis 99,00, momentum penguatan berpotensi berlanjut menuju 100. Namun, kegagalan bertahan di atas support bisa membuka peluang penurunan lebih dalam ke area 95,00.
Indikator momentum juga menunjukkan kecenderungan netral hingga sedikit bearish, menandakan pasar masih menunggu katalis yang lebih kuat. Dengan situasi ini, pelaku pasar diperkirakan akan tetap berhati-hati hingga rilis keputusan FOMC dan dot plot terbaru yang dapat memberikan petunjuk lebih jelas arah kebijakan moneter AS ke depan.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id